Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

PAN Pecah Suara Soal Pindah Koalisi

Putri Rosmalia Octaviyani
28/4/2019 13:10
PAN Pecah Suara Soal Pindah Koalisi
Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan(MI/Panca Syurkani)

PARTAI Amanat Nasional (PAN) dinilai banyak pihak memiliki gelagat berpindah koalisi. Salah satunya diperkuat setelah adanya pertemuan antara ketua umum PAN Zulkifli Hasan dengan Joko Widodo.

Namun, dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, peluang soal pindah koalisi masih jadi perdebatan. Ketua Mahkamah PAN Yasin Kara mengatakan sangat terbuka bagi PAN untuk berpindah koalisi.

Senada dengan Yasin, Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan menyebut peluang pindah ke koalisi Jokowi-Amin terbuka.

"Ya terbuka," ujar Bara, saat dihubungi, Minggu (28/4).

Bara mengatakan memang belum ada pembahasan resmi di tubuh partai soal kemungkinan pindah koalisi. Namun, sudah ada beberapa orang yang menyuarakan hal itu di internal partai.

"Yang jelas memang kita akan menentukan langkah berikutnya bagi PAN setelah KPU mengumumkan hasil akhir dan resmi tanggal 22 Mei," ujar Bara.

Baca juga: Kode Etik Koalisi Politik Harus Tertulis

Ia menyebut perubahan arah sangat mungkin dilakukan. Kepastiannya akan dibahas pascapengumuman pemenang pemilu presiden secara resmi oleh KPU.

"Kita akan lihat posisi apa yang terbaik diambil oleh PAN untuk lima tahun ke depan," tukas Bara.

Sementara itu, Sekjen PAN Eddy Soeparno menegaskan PAN tidak akan berpindah koalisi. Ia mengatakan posisi PAN masih kokoh sebagai bagian dari koalisi Adil Makmur di bawah kepemimpinan Prabowo-Sandiaga.

"Kita kokoh berada di koalisi Indonesia Adil Makmur, apalagi banyak PR pascapencoblosan pilpres yang harus kita tuntaskan," ujar Eddy.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik