Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

TKN: Kubu 02 tak Dewasa dalam Berdemokrasi

Mediaindonesia.com
30/4/2019 07:50
TKN: Kubu 02 tak Dewasa dalam Berdemokrasi
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas N Zubir.(MI/Dwi Apriani)

SELESAI perhelatan Pilpres dan Pileg 2019 diikuti dengan hasil quick count yang memenangkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, tren dari Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga menunjukan kemenangan Jokowi. Kemudian muncul berbagai narasi baik dalam bentuk tulisan maupun video dari kubu paslon 02 yang meminta Jokowi mundur dari Pilpres 2019 dan menyerahkan kemenangannya kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Baca juga: Soetrisno Bachir Minta Isu People Power tak Dianggap Serius

Salah satunya adalah video yang dibuat oleh pendakwah yang mendukung Prabowo, Ustaz Haikal Hassan yang meminta agar Jokowi mundur secara legowo dari Pilpres 2019 dan menyerahkan kepada Prabowo.

"Apakah memang sedemikian putus asanya kubu Prabowo? Sehingga menggunakan cara-cara kaum pecundang untuk berkompetisi demokrasi dalam sebuah bangsa besar yang sedang menjadi perhatian dunia," ujar Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas N Zubir, Selasa (30/4).

Pihaknya menilai hal itu sama saja dengan mempermalukan Indonesia di mata dunia karena ketidakdewasaan dalam berdemokrasi.

"Apa bedanya Prabowo Subianto dengan para pecundang yang sedang merengek-rengek ingin berkuasa?" pungkasnya. (RO)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik