Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

LSI Denny JA: NasDem Meroket di Pemilu 2019

Achmad Zulfikar Fazli
19/4/2019 04:35
LSI Denny JA: NasDem Meroket di Pemilu 2019
Konferensi pers rilis hitung cepat Pileg 2019 dari LSI Denny JA.(Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.)

PARTAI NasDem memperoleh suara hingga 8,53 persen pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Perolehan suara itu melonjak tinggi dibandingkan Pemilu 2014 yang hanya memperoleh 6,72 persen.
 
Berdasarkan hitung cepat hasil Pemilu 2019 dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, NasDem berada diposisi lima besar. Dengan perolehan suara ini, NasDem menjadi salah satu partai yang dipastikan lolos ke parlemen.
 
Selain NasDem, ada delapan partai yang dipastikan lolos ke DPR. Partai tersebut adalah PDI Perjuangan yang memperoleh 19,80 persen suara, Partai Gerindra (12,50 persen), Partai Golkar (12,21 persen), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) (9,56 persen), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) (8,04 persen), Partai Demokrat (6,81 persen), Partai Amanat Nasional (PAN) (6,16 persen), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (4,34 persen).

"Partai-partai itu dipastikan lolos karena (perolehan suara) di atas 4 persen," kata peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, dalam rilis hasil hitung Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta, Kamis, 18 April 2019.
 
Rully menambahkan masih ada satu partai yang kemungkinan juga lolos ke parlemen, yakni Partai Perindo yang memperoleh 3,18 persen. Pasalnya, masih ada margin of error dari hitung cepat ini sebesar satu persen.
 
"Perindo masih mungkin lolos PT (ambang batas parlemen)," ucap dia.
 
Sementara itu, LSI Denny JA mencatat ada enam partai yang tak bisa mengirimkan wakil rakyatnya ke Senayan. Partai itu adalah Partai Berkarya (2,41 persen), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) (2,35 persen), Partai Hanura (1,85 persen), Partai Garuda (0,98 persen), Partai Bulan Bintang (PBB) (0,90 persen), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) (0,38 persen).
 
Hasil hitung cepat ini berdasarkan data yang masuk hingga 100 persen. Metodologi yang digunakan yakni multistage random sampling dengan sampel 2.000 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar proporsional berdasarkan provinsi di Indonesia. Margin of error penelitian ini kurang lebih sebesar 1 persen.(medcom/OL-9)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya