Headline

Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.

Robot Sering Ngerem, Petugas TPS Bingung

Sri Utami
17/4/2019 12:45
Robot Sering Ngerem, Petugas TPS Bingung
Seorang warga binaan Panti Sosial Bina Laras memasukkan surat suara ke kotak suara.(MI/Sri Utami)

"JANGAN pegang-pegang aku! Aku mau masukin kertas ke kotak ini sama ini saja!"

"Aduh. Nanti ga dikasih permen loh kalau ga nurut. Jangan dimasukan sembarangan kertasnya, ini kan ada warna-warnanya,"

Bujukan itu langsung membuat Juwita tersenyum girang dan menuruti permintaan itu dengan harapan mendapat beberapa butir permen.

Juwita merupakan warga binaan panti sosial Bina Laras Jakarta Barat yang ikut memberikan suaranya dalam pemilu kali ini.

Dia beberapa kali mondar mandir dan tidak mau diatur. Barulah dengan rayuan iming-iming permen, Juwita yang berusia sekitar 50 tahun tersebut mau memasukan kerta suara sesuai dengan warnanya.

Baca juga: KPU Bersama Tamu Undangan Kunjungi Rutan Kelas 1 Cipinang

Berbeda dengan Juwita, warga binaan lainnya, Robot, membuat tingkah yang sempat membuat prooses pemilihan tersendat. Pasalnya, Robot langsung diam mematung saat dituntun untuk memberikan suaranya.

"Yah malah ngerem dia," cetus petugas TPS 222 Muhammad Anwar

Butuh waktu cukup lama membuat Robot kembali bergerak. Alhasil beberapa petugas panti sosial sering berteriak agar tidak menyentuh tubuh warna binaan.

"Mas jangan dipegang. Dia kalau dipegang ngerem," ujar salah seorang petugas.

Tingkah Robot tersebut ternyata juga dilakukan beberapa warna binaan lain yang sudah duduk manis dengan mengenakan kaos kuning.

"Hahaha iya tadi kami agak terhenti pencoblosan karena banyak warga binaan yang kalau dipegang badannya ngerem. Dibujuk, dirayu bagaimana pun dia ga gerak," ungkap petugas itu, Rabu (17/4)

Anwar dan petugas TPS mengatakan sudah mengantisipasi jika ada warga binaan yang mungkin akan bertingkah tidak terkendali namun hal tersebut tidak terjadi.

"Kami sebagai petugas harus memastikan bahwa mereka juga punya hak suara dan berhak memilih. Jadi dengan didampingi pendampingnya, mereka dituntun untuk mengambil kertas suara, mencoblos, memasukan ke kotak suara hingga ke masukan jari ke tinta," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya