Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Panser Anoa PT Pindad Mulai Mendunia

RO/OL-6
09/4/2019 09:05
Panser Anoa PT Pindad Mulai Mendunia
Prajurit TNI berjalan di depan Panser Anoa 6x6 di sela-sela penyerahan 24 unit Panser tersebut dari PT Pindad di markas Pusat Misi Pemelihar(ANTARA FOTO/Jafkhairi)

PANSER anoa buatan PT Pindad di taman Cibeunying, Kota Bandung, telah diresmikan, Sabtu (6/4). Monumen ini dibuat sebagai bentuk apresiasi Panser Anoa yang mulai mendunia dan PT Pindad yang tengah berulang tahun ke-36.

“Semoga monumen ini dapat terus mengingatkan kita akan sejarah dan peran­ Kota Bandung sebagai tempat lahirnya para pejuang bangsa, dengan berbagai jejak historis dan nilai perjuang­annya yang abadi,” tegas Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rangkaian kegiatan HUT ke-36 PT Pindad dalam keterangan resminya.

Menurut Candra, Pindad bagi TNI-AD sudah layaknya saudara kandung sendiri sehingga dalam beberapa kesempatan senantiasa bahu-membahu, saling melengkapi, dan mengembangkan segala potensi yang ada.

“Dari Senjata Serbu (SS) dan Panser Anoa yang fenomenal ini, menjadikan TNI-AD dan Pindad terkenal dan di­segani di kancah militer internasional. Berbagai varian Panser Anoa juga sudah teruji dan digunakan oleh TNI untuk beroperasi di misi perdamaian PBB di berbagai negara,” tambahnya.

Candra mengatakan, PT Pindad juga turut mendorong kemajuan di bidang riset dan pengembangan, serta industri pertahanan dalam negeri lainnya.

Selain sebagai ikon sejarah Kota Bandung­ dan bangsa Indonesia, lanjut Candra, Monumen Panser Anoa juga sebagai simbol kemajuan industri pertahanan Indonesia.

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman hadir mewakili Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa meresmikan momumen Panser Anoa sebagai salah satu ikon Kota Ban­dung, bahkan Indonesia.

“Peresmian Monumen Panser Anoa merupakan wujud sinergi antara TNI-AD dan perusahaan kebanggaan Indonesia,” tandasnya.

Selain meresmikan Monumen Panser Anoa, Wakasad juga meresmikan tujuh fasilitas produksi amunisi Pindad, yaitu Gedung Proses Assembling Munisi Kal 5,56 mm, Pembuatan Komposisi Primer, Loading Primer, Tetrazen, Loading Assembling dan Packing GL-AGL, Explosion Chamber, serta Gedung Laboratorium Balistik GL-AGL. (RO/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya