Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kubu 02 tidak Yakin Menang Sehingga Mendelegitimasi Hasil Pemilu

Micom
02/4/2019 09:15
Kubu 02 tidak Yakin Menang Sehingga Mendelegitimasi Hasil Pemilu
Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma(MI/Susanto)

BELAKANGAN ini, kubu calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga tengah membangun framing pemilu akan curang.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'rif Amin, Ace Hasan Syadzily, mengatakan framing itu merupakan bagian dari skenario besar delegitimasi hasil pemilu. Bahkan Amien Rais sudah mengancam mengerahkan people power jika kubu 02 kalah.

"Framing pemilu curang dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, menyebarkan fitnah aparat tidak netral. Kedua, menyebar fitnah penyelenggara pemilu dibayar. Ketiga, membangun konstruksi cerita kertas suara siluman tercoblos berkontainer. Keempat, menebar fitnah adanya pemilih siluman baik WNA memilih atau mendramatisasi penemuan KTP-E bekas," jelas Ace

Baca juga: Prabowo Tegur Emak-Emak di Purwokerto

Menurutnya, upaya menebar fitnah ini sengaja dilakukan karena melihat hasil survei yang sangat sulit bagi kubu 02 untuk mengejar ketertinggalan elektabiltas.

"Maka, disiapkan skenario pemilu curang dan ancaman people power," kata Ace.

Sikap Pak Jokowi, imbuh Ace, sudah jelas bahwa pemilu harus disambut dengan riang gembira tapi bermartabat.

"Jangan sampai untuk kepentingan politik sesaat, justru dilakukan dengan menebar fitnah. Apalagi provokasi dan fitnah itu ditebar dari Tanah Suci," pungkasnya. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya