Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

TKN: Seruan Amien Rais Bahayakan Keutuhan Bangsa

Putri Rosmalia Octaviyani
01/4/2019 17:45
TKN: Seruan Amien Rais Bahayakan Keutuhan Bangsa
JURU Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma(PANCA SYURKANI )

JURU Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Lena Maryana Mukti, mengatakan bahwa apa yang diungkapkan Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN), Amien Rais, tidak seharusnya keluar dari seorang politikus senior. Ia menilai Amien sama saja mengajak orang-orang untuk melanggar hukum.

Lena mengatakan, bahwa hal itu akan membahayakan kondisi demokrasi Indonesia. Ajakan itu bisa memperkeruh suasana di lingkungan masyarakat menjelang atau pascapemilu kelak. Ajang pilpres yang hanya diikuti oleh dua kandidat berpotensi membuat warga terbelah.

Baca juga: Edukasi Pemilu Serentak jadi Tantangan bagi Partai

"Mungkin bukan bahasanya memprovokasi yah, tetapi sudah mengajak, bukan sekedar memprovokasi. Mengajak masyarakat yang justru melakukan hal-hal itu bisa membahayakan ujungnya pada keutuhan bangsa,” ujar Lena di gedung DPR, Jakarta, Senin (1/4).

Hal itu sama juga dengan mendelegitimasi pemilu dan sistem hukum yang ada di Indonesia. Sebagai tokoh reformasi, sambung Lena, pernyataan people power itu seharusnya tak keluar dari mulut Amien.

"Kalau ucapan Pak Amien Rais diucapkan ke publik, publik menjadi bertanya-tanya, kan bapak yang meletakan dasar termasuk reformasi di bidang penegakkan hukum, di penguatan hukum, law enforcement,” ujar Lena.

Lena berharap, Amien tidak terus-menerus mengeluarkan pernyataan kontroversi. Bila dalam pemilu dirasa ada kesalahan atau kecurangan, sebagai negarawan sudah seharusnya Amien melakukan upaya sesuai yang telah ditetapkan, yakni lewat Mahakamah Konstitusi (MK), atau Dewan Kehormataan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Baca juga: Capres Paling Sering Kena Serang Kabar Bohong

“Kami berharap pak Amien Rais bisa mendorong masyarakat apabila tidak puas terhadap jalannya pemilu itu mengambil saluran-saluran yang sudah diatur menurut undang-undang,” tutur Lena.

Seperti diketahui, Amien Rais mengatakan bahwa bila nantinya diindikasikan ada kecurangan pemilu, kubunya akan bergerak dengan mengandalkan kekuatan massa atau people power. Ia mengatakan tak akan melakukan protes lewat prosedur yang ditentukan seperti lewat MK.

Pernyataan Amien soal people power itu disampaikan saat Apel Siaga 313 di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu (31/3). (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya