Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Panglima TNI Imbau Masyarakat tidak Terprovokasi Informasi Hoaks

Golda Eksa
28/3/2019 16:05
Panglima TNI Imbau Masyarakat tidak Terprovokasi Informasi Hoaks
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto(ANTARA/Sigid Kurniawan)

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya kaum santri untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan. Masyarakat pun jangan mudah terprovokasi dengan masifnya berita hoaks.

Menurut dia, perkembangan revolusi industri 4.0 di Indonesia memiliki dampak positif dan negatif. Sisi positif ialah memudahkan pelbagai pekerjaan manusia, sementara sisi lain terkait realitas maraknya penyebaran berita bohong.

Baca juga: Jokowi Simulasi Pencoblosan Suara di Depan Publik Balikpapan

“Saya mengajak kepada  seluruh masyarakat dan para santri agar tidak melakukan ujaran kebencian. Hal ini harus kita lakukan bersama untuk menjaga negara Indonesia menjadi negara makmur," ujar Hadi melalui keterangan tertulis dari Pusat Penerangan TNI, Kamis (28/3).

Pada 2045, sambung dia, Indonesia diprediksi menjadi kekuatan nomor 4 terbesar di dunia. Pun untuk menghadapi tantangan itu generasi muda sejatinya tidak boleh diam, namun harus belajar dengan penuh semangat.

Kaum santri merupakan sumber daya manusia unggul yang sudah disiapkan untuk mengisi pembangunan dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, sehingga nantinya tetap produktif dengan dukungan teknologi tinggi.

Baca juga: Relawan Jokowi Tampilkan Cara Baru Kampanye Positif

Mantan Kepala Staf TNI AU, itu menegaskan persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa menjadi syarat mutlak pembangunan nasional. Pembangunan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga dapat menjamin kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta perlindungan bagi seluruh rakyatnya.

"Oleh karena itulah TNI tidak akan pernah melupakan jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara professional," tutup dia. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya