Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Relawan Jokowi Tampilkan Cara Baru Kampanye Positif

Akmal Fauzi
28/3/2019 15:16
Relawan Jokowi Tampilkan Cara Baru Kampanye Positif
Karya-karya yang berisi pesan positif untuk menyebarkan optimisme dan mempersatukan bangsa di The Hall, Senayan City.(Dok TKN)

KELOMPOK seniman yang tergabung dalam relawan Joko Widodo (Jokowi) menggelar pameran seni lukis, mural, instalasi, dan poster bertajuk Karya adalah Doa untuk Nusantara “Senyawa Karya, Sewujud Doa, yang berlangsung di The Hall, Senayan City, sejak Rabu-Sabtu (27-30 Maret 2019). Para seniman dan relawan yang menamakan diri, Tim Demokreatif menawarkan cara berkampanye bagi Paslon 01 yang berbeda dari biasanya.

Tim Demokreatif yang dikomandani, Yoga Adhitrisna, dan kartunis, Hari Prasetyo, mengorganisir dan juga memproduksi karya-karya yang berisi pesan positif untuk menyebarkan optimisme dan mempersatukan bangsa ini. Karya adalah Doa merupakan sebuah platform kampanye digital untuk pemenangan paslon 01, sekaligus menyebar semangat kampanye kreatif, optimis, dan damai, serta melawan kampanye hitam, fitnah, dan hoaks yang dapat memecah belah bangsa.

Baca juga: Pengamat: Lamaran Istri Kedua, Skenario Menarik Perhatian Publik

"Pameran ini merupakan pendekatan lain yang sejuk dan mencerahkan karena mengusung dimensi lain. Ini karya anak bangsa. Sebuah kreatifitas yang tak hanya menciptakan karya, tapi juga juga bisa mengatasi berita bohong dan hoaks. Saya senang dan bangga. Karena saja juga Ketua Kadin, ada baiknya karya ini dijual sehingga juga akan makin mendorong ekonomi kreatif," jelas Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Rosan Roeslani, dalam keterangannya, Kamis (28/3).

Pameran Karya Adalah Doa untuk Nusantara ini merupakan episode kedua dari kampaye kisah blusukan Jokowi (Jokowi Tintin) pada Pilpres 2014. Pameran ini dibuat oleh relawan Demokreatif yang sebelumnya bernama Tim Gulung Lengan Bajumu.

Hingga pertengahan Maret 2019, sudah lebih dari 350 karya kontributor yang terdiri dari ilustrasi, fotografi, video, lagu, hingga action figure tentang Jokowi dan hasil pembangunan selama 5 tahun memerintah, sudah diproduksi.

Sementara di media sosial, Instagram @Karyaadalahdoa sudah diikuti lebih dari 15.000 orang, sedangkan Facebook dan Twitter sudah diikuti lebih dari 2.000 orang. Seluruh karya kontributor dapat diamini, dibagaikan dan bebas untuk diunduh melalui website www.karyaadalahdoa.id sehingga dapat dicetak kembali ke dalam berbagai merchandise dan alat peraga kampaye.

"Diharapkan, masyarakat yang akan menyaksikan pameran ini, mendapat perpektif baru dan berbeda tentang capres dan cawapres kita, hasil pembangunan, dan juga rencana masa depan yang akan dilakukan Jokowi terhadap Indonesia," jelas Rosan.

Pameran eksperimental ini menerjemahkan narasi besar Karya adalah Doa pada empat ruang interaktif yang dibagi berdasarkan karakter psikologi manusia untuk mencapai emosi-emosi positif yang menggerakkan naluri untuk memilih.

Baca juga: Disindir tak Tahu Hukum, Wiranto: Kasih Solusi dong

Selain menyajikan berbagai kaya seni anak bangsa, dalam acara ini juga terdapat sesi talkshow yang menghadirikan beberapa tokoh nasional berprestasi seperti Erick Thohir, Muhammad Lutfi, Sukardi Rinakti, Andi Widjajanto, Budiman Sudjatmiko dan Chaerrany Putri.

Selain itu, terdapat pula sesi sharing tetang kesadaran berpolitik insan-insan kreatif tanah air seperti vokalis band metal Down for Life Stephanus Adjie, digital imaging artis Angan Harahap, komikus Ario Anindito dan Muhammad Taufiq, hingga kreator boardgame Kris Antoni Hadiputra dan Amy Adam. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya