Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Lembaga Survei Bisa jadi Sumber Propaganda

Putri Rosmalia Octaviyani
21/3/2019 17:28
Lembaga Survei Bisa jadi Sumber Propaganda
(ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto )

WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, saat ini semakin banyak lembaga survei yang merangkap peran sebagai konsultan politik. Padahal seharusnya itu adalah dua entitas yang terpisah.

"Kalau lembaga survei berhimpit dengan konsultan politik dia akan ada Conflict of interest," ujar Fadli, dalam diskusi Dialektika Demokrasi, di gedung DPR, Jakarta, Kamis, (21/3).

Menurutnya, hal,itu yang menyebabkan saat ini banyak survei digunakan sebagai alat propaganda, alat kampanye dari yang menggunakan jasa lembaga tersebut sebagai konsultan politik.

Baca juga : TKN Tidak Mau Terlena Survei yang Unggulkan Jokowi-Ma'ruf

"Inilah yang membuat lembaga survei itu sebetulnya merupakan, tidak semuanya ya, tapi bisa jadi predator demokrasi, predator politik karena mereka ini bisa jadi seperti mafia," ujar Fadli.

Fadli mengatakan pemahaman yang baik dari masyarakat menjadi penentu utama dampak sebuah hasil survey.

Politikus PDIP, Maruarar Sirait, mengatakan tidak bisa dipungkiri memang semakin banyak lembaga survey yang perlu dipertanyakan. Ia menilai itu yang banyak terjadi, khususnya menjelang pemilu.

Ia mengatakan penting untuk selalu melihat rekam jejak lembaga survei dan sumber daya manusia di dalamnya. Dengan begitu, masyarakat akan bisa menilai hasil survei dengan lebih bijaksana.

"Soal percaya atau tidak maka setuju saya soal treck record," ujar Maruarar. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya