Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Evi Novida Ginting mengakui maraknya hoaks dan disinformasi membuat pihaknya tidak nyaman. Hoaks khususnya yang santer menyerang lembaganya membuat KPU memiliki tugas baru selain mengurus pelaksanaan pemilu, yakni membuat klarifikasi.
KPU kemudian memutuskan untuk menggunakan media grafis berupa meme yang cukup populer di kalangan pengguna internet untuk membantah kabar bohong maupun disinformasi yang ada.
"Jadi akhirnya komisioner menugasi satu pihak agar dapat cepat dan tepat termasuk tambahan tugas kepada satu biro untuk membuat meme yang membantah dan memberikan informasi yang bener terkait apa yang menjadi hoaks tersebut," tutur Evi di Jakarta, Selasa (19/3).
Ia mengakui dengan adanya berbagai hoaks yang ditujukan ke KPU membuat perhatian lembaganya sedikit teralih dari tugas utama. KPU memerlukan energi tambahan untuk membantah kabar tersebut dan menginformasikannya kembali secara benar melalui media meme.
KPU kini telah membentuk unit khusus untuk melawan hoaks dan serangan kepada KPU berupa tim siber antihoaks yang berada di 34 provinsi. KPU meminta tim tersebut dapat bekerja secara aktif membantah berbagai hoaks di media sosial.
Selain itu, kata Evi, KPU meminta unit-unit KPU di daerah untuk juga aktif menyosialisasikan dan memberikan penjelasan terkait berbagai kabar bohong yang ditujukan kepada KPU di daerahnya masing masing.
"Teman-teman di provinsi dan kabupaten/kota selain menjalankan tahapan, sekarang ini sudah 7 bulan ini bergerak untuk melawan hoaks dan mempublikasikan dengan seluruh kegiatan ataupun keputusan keputusan yang dibuat oleh KPU. Baik itu di tingkat pusat provinsi dan kabupaten kota secara gencar terus kami lakukan," tutur Evi.
Ia mencontohkan terkait berbagai pemberitaan soal kotak suara dari karton kedap air. Pihaknya meminta kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota untuk menjelaskan ke seluruh pemangku kepentingan di tiap daerah. Dengan begitu publik mendapatkan informasi yang cukup dan dapat langsung melihat kondisi kotak suara yang sudah KPU persiapkan.
Lebih lanjut, Evi menerangkan pihak KPU sudah menyiapkan berbagai informasi di dalam web KPU agar masyarakat dapat mengakses melalui situs resmi KPU dan situs pendukung kepemiluan lainnya. KPU juga membuat sejumlah aplikasi yang berkaitan dengan kepemiluan untuk menyebarkan informasi informasi yang benar dan akurat dan valid untuk mencegah terjadinya berita tidak benar. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved