Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
TOKOH muda Nahdatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi memuji kepiawaian Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat debat Pilpres 2019 semalam. Menurutnya, pihak yang selama ini sempat meragukan kemampuan Ma'ruf Amin, sudah terjawab. Pihaknya meyakini, hal ini akan banyak mempengaruhi undecided voters yang memilih untuk menentukan pilihan pada detik-detik akhir.
"Amin adalah matahari NU yang selama hidupnya malang-melintang dalam NU, baik sebagai ahli fikih maupun organisatoris yang mengendalikan struktur organisasi NU. Tidak banyak sosok yang mampu menggabungkan antara kemewahan intelektualisme dan kepiawaian dalam politik. Itulah sosok Amin," ujanya lewat keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Senin (18/3).
Baca juga: TKN: Closing Statement Sandiaga Payah
Jauh sebelum debat Cawapres berlangsung, pihaknya juga sempat menyampaikan kepada TKN bahwa Amin adalah sosok yang piawai dalam debat, karena tradisi debat bukan hal yang baru baginya.
"Di NU sendiri, Amin telah terbiasa berdebat dalam isu-isu yang sangat sensitif dalam forum kajian keagamaan (bahtsul masail) maupun dalam kebijakan-kebijakan strategis NU. Bahkan, saat Amin masih menduduki Komisi Fatwa MUI, saya kerap berdebat dengan Amin di sejumlah stasiun televisi," tandasnya.
Ia mengaku kagum dengan kemampuan Amin berargumen dan memuji lawan debat, sekeras apapun debat itu. Bahkan, sambung dia, Amin sering mengeluarkan anekdot yang dapat membuat lawan debat luluh hatinya.
"Nah, debat tadi malam membuktikan, bahwa Amin memang matahari. Ia tampil percaya diri dengan argumen dan logika yang kokoh. Dalam usia Amin yang sudah lanjut, ia tampil seolah masih milenial dengan argumen-argumen yang dapat meyakinkan kaum milenial, bahwa seluruh program yang sudah digariskan bersama Presiden Jokowi hakikatnya untuk memberikan perhatian kepada seluruh warga, khususnya kaum milenial," tandasnya.
Karena itu, sambung dia, Ma'ruf Amin dalam penutup debat menuturkan, bahwa apa yang ia lakukan saat ini hanya untuk memastikan generasi milenial mempunyai masa depan yang cerah.
Baca juga: Target Paslon 01 Menang di Atas 60%
Sebaliknya, Sandiaga Uno tadi malam terlihat sebaliknya. Menurutnya, Sandiaga terlihat tidak seperti biasanya, ia seolah-olah pikirannya seperti orang tua, yang mana selalu mengetengahkan pesimisme tentang Indonesia.
"Jujur, sebagai kader NU yang sekarang mengabdi di PDI Perjuangan, saya bangga pada Ma'ruf Amin. Sosok yang patut diteladani," pungkasnya. (RO/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved