Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

TKN: Jokowi Dirikan Fondasi Pembangunan Manusia

Dhika Kusuma Winata
17/3/2019 19:05
TKN: Jokowi Dirikan Fondasi Pembangunan Manusia
(Dero Iqbal Mahendra )

DIREKTUR Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Aria Bima, membantah pemerintahan Jokowi salah langkah dalam menjalankan prioritas pembangunan yang selama empat tahun terakhir.

Tudingan salah langkah karena mengedepankan infrastruktur ketimbang pembangunan manusia itu sebelumnya disampaikan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo SUbianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak

"Pembangunan infrastruktur mengubah value masyarakat luar biasa. Yang penting sekarang setelah infrastruktur dibangun, revolusi mental fokusnya mengubah perilaku menjadi produktif. Daerah yang terisolasi setelah infrastruktur dibangun mengalami perubahan perilaku menjadi lebih produktif," kata Aria di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3).

Ia menyampaikan itu jelang Debat Calon Wakil Presiden yang digelar Minggu (17/3) malam.Tema debat malam ini berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yakni pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial, dan budaya.

Menurut Aria, pemerintahan Jokowi selama ini telah membangun fondasi untuk pembangunan manusia, tidak hanya fokus pada infrastruktur. Hal itu, kata Aria, dijalankan antara lain melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Jokowi bahkan akan memperluas program tersebut melalui KIP Kuliah dan Kartu Pra-Kerja.

"Kehendak subjektif Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf jangan sampai karena kemiskinan ekonomi keluarga miskin takut untuk kuliah. Harus dijamin untuk anak Indonesia agar kemiskinan tidak menjadi kendala mereka untuk kuliah. Kemudian gak usah pesimis untuk mencari kerja karena melalui Kartu Pra-Kerja itu bisa kita pakai berapa BUMN untuk (pendidikan vokasi) anak-anak yang menganggur," papar Aria. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya