Sabtu 16 Maret 2019, 20:08 WIB

Ruangan Disegel KPK, Lukman Harap tak Ganggu Ritme Kerja Kemenag

Denny Parsaulian Sinaga | Politik dan Hukum
Ruangan Disegel KPK, Lukman Harap tak Ganggu Ritme Kerja Kemenag

MI/Rommy Pujianto

 

PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyegel ruangan kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin di Jalan Lapangan Banteng Barat, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.  Lukman berharap ruang kerja yang disegel KPK dapat segera berfungsi kembali pada Senin (18/3). Harapan ini, kata Lukman, agar ritme kerja di Kemenag tidak terganggu.

"Harapan kami proses ini segera bisa dituntaskan secepat mungkin. Jadi mudah-mudahan besok atau Senin, itu (segel) sudah bisa dilakukan proses tindak lanjut dari penyegelan. Ruang-ruang yang ada dapat difungsikan kembali. Sehingga (tidak) mengganggu ritme pekerjaan kami di Kemenag," ujar Lukman, Sabtu (16/3).

Baca juga: Soeharso Monoarfa Diusulkan Mbak Moen Jadi Plt Ketum PPP

Untuk diketahui, setelah OTT terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) di Surabaya, KPK juga menyegel ruang kerja Menag, ruang Sekjen Kemenag, dan ruang Kabiro Kepegawaian.

Romi ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mengatur seleksi jabatan di Kemenag. Romi diduga meloloskan Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan Haris Hasanuddin (HRS) sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur.
 
Lembaga Antirasuah menduga Romi tidak melakukan cawe-cawe jabatan di Kemenag sendirian. Disinyalir, Legislator DPR RI itu melibatkan pejabat Kemenag lain untuk mengatur posisi jabatan sentral di Kementerian pimpinan Lukman Hakim.

KPK menyebutkan bahwa nama HRS tidak masuk dalam daftar 3 nama yang diserahkan kepada Menag untuk mengisi jabatan Kakanwil Jatim. Tetapi mengapa HRS yang dilantik. Terkait ini, Lukman mengatakan proses sudah sesuai aturan.

"Kami melakukan proses pengisian jabatan itu sesuai dengan ketentuan regulasi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tentu nanti pada saatnya kami akan kami akan memberikan ketrangan lebih detail terkait." pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

dok.Ant

Saat Gus Mus, Iwan Fals, Kang Emil dan Sujiwo Tejo Merespon Kode Rambut Putih Jokowi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 05:51 WIB
SOAL kode "rambut putih" hari-hari belakangan ramai jadi perbincangan netizen, usai Presiden Joko Widodo menyinggungnya sebagai...
Dispenal

Penunjukkan Yudo Margono Dinilai sebagai Upaya Pemenuhan Janji Politik Jokowi

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Rabu 30 November 2022, 22:21 WIB
Penunjukkan Yudo Margono dinilai sebagai upaya pemenuhan janji politik menjadikan Indonesia sebagai poros maritim...
MI/Adam Dwi

MK Tolak Permohonan Advokat Soal Saksi Dapat Pendampingan Hukum

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 30 November 2022, 21:06 WIB
MK menegaskan pendampingan saksi oleh penasihat hukum (advokat) dalam pemeriksaan perkara pidana penting. Namun, materi dimaksud tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya