Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Akui Tertinggal, Sandiaga Bertekad Rebut Pemilih 01

Rahmatul Fajri
11/3/2019 16:55
Akui Tertinggal, Sandiaga Bertekad Rebut Pemilih 01
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/f)

CALON Wakil Presiden 02 Sandiaga Uno mengaku tidak terlalu mempermasalahkan temuan lembaga survei terkait dengan elektabilitas capres dan cawapres.

Kemarin, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei elektabilitas capres dan cawapres. Berdasarkan survei itu pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin meraih suara mencapai 54,9%. Adapun dukungan terhadap paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga hanya 32,1%. Sisanya, 13% mengaku tidak tahu.

Saat ini, Sandiaga mengaku lebih memilih menggunakan survei internal sebagai alat ukur dan memetakan strategi untuk menggaet pemilih yang belum menentukan pilihan.

Sandiaga mengatakan berdasarkan survei internal, elektabilitas yang ia peroleh bersama Prabowo Subianto masih menunjukkan tren yang positif. Meski demikian, Sandiaga tidak merinci berapa besar persentase suara yang ia klaim tersebut.

Sandiaga mengatakan kedua kubu masih bersaing ketat di setiap daerah. Ia mengaku tidak ada jamiman satu daerah telah dimenangkan oleh salah satu kubu.

"Survei internal kami ini mengukur seberapa efektif langkah kunjungan kampanye kami dan topik-topik yang kami bahas diterima oleh masyarakat. Saat ini, survei internal kami menunjukkan tren yang sangat sehat, cukup positif," kata Sandiaga ketika ditemui di Ritz Carlton Jakarta, Senin (11/3).

Lebih lanjut, Sandiaga mengakui suara mereka masih tertinggal oleh paslon nomor urut 01. Meski demikian, ia mengatakan akan memaksimalkan 36 hari menuju hari pencoblosan untuk menggaet suara dari pemilih mengambang maupun merebut suara pemilih nomor urut 01.

"Hal-hal dan kebijakan yang kami sampaikan ke publik bisa diterima masyarakat dan bisa mengonversi yang sebagian masih undecided voters dan sebagian yang mungkin sudah memilih pilihan lain tapi tidak yakin, bisa mempertimbangkan ulang bisa memilih kami," kata Sandiaga. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya