Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Presiden Minta Korpri Berlari Cepat

Rudy Polycarpus
26/2/2019 16:55
Presiden Minta Korpri Berlari Cepat
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.)

PRESIDEN Joko Widodo meminta organisasi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) melakukan lompatan organisasi agar mampu merespons perubahan global serta meningkatkan profesionalismenya.

"Memang kita sekarang ini harus lari cepat dalam rangka merespons perubahan-perubahan dunia yang begitu sangat cepatnya. Saya ulang terus, karena kita harus berlari cepat," kata Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rapat Kerja Nasional Korpri di Istana Negara (26/2).

Desakan Presiden Jokowi itu relevan dengan situasi persaingan terbuka yang terus terjadi. Untuk itu, dibutuhkan inovasi terus-menerus. Korpri diharapkan mencermati perkembangan teknologi global yang mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, jelas Presiden, apatur sipil negara (ASN) harus memanfaatkan kemajuan teknologi, dan kemajuan pengetahuan. "Kita harus memiliki platform, memiliki aplikasi sistem. Tiap hari kita dijejali perubahan dari artificial intelligence, internet of things, big data, virtual reality, cryptocurrency, bitcoin, semuanya. Kalau kita tidak berubah ya kita ditinggal," tandasnya.

Kemajuan teknologi, sambung mantan Wali Kota Solo itu, bisa memfasilitasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi atas pelayanan yang lebih baik dari ASN. Karena itu, tuntutan kinerja ASN semakin tinggi. ASN pun tidak bisa mengelak dari tanggung jawab untuk melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja, dan menjaga akuntabilitas.

"Sehingga saya mengajak orientasi harus berubah. Bukan orientasi prosedur, tapi hasil. Prosedur mengikuti karena kewajiban kita. Orientasi adalah hasil yang bisa dimanfaatkan bagi rakyat, masyarakat dan negara," pesannya.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Korpri Zudan Arif Fakrulloh menambahkan, lebih dari 4,3 juta anggota Korpri solid bersatu untuk senantiasa melayani, bekerja sepenuh hati, dan menjaga keutuhan bangsa dan NKRI.

"Rakernas ini ingin kami gunakan momentum meneguhkan kembali semangat Korpri, bersatu, solid, utuh dan tegak lurus. Semangat Korpri meneguhkan NKRI," tandas Zudan. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya