Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI dinamika yang terjadi pada era modern ini telah mengubah banyak hal, termasuk tantangan bangsa ini ke depannya. Bukan hanya tantangan dari internal namun juga tantangan eksternal yang harus disikapi TNI dalam rangka menjadi tentara modern sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman.
Untuk itu, dalam menyikapi kondisi baik di internal maupun eksternal TNI yang mengalami berbagai dinamika permasalahan, Kementeran Pertahanan memberikan pembekalan dari berbagai pandangan pendiri dan sesepuh TNI terkait konsep 'kembali ke jati diri TNI' agar menjadi bahan pemikiran kritis kepada generasi penerus TNI.
Konsep kembali ke jati diri diharapkan dapat direnungkan dan dikaji secara holistik dan komprehensif guna menjadikan TNI sebagai alat negara yang teguh terhadap jati dirinya dan mampu mengemban tugas pokok sebagai penjaga kedaulata, keutuhan dan keselamatan bangsa dan negara Indonesia.
Baca juga: Berharap 3 Gubernur tidak Masuk Rutan
Simposium tersebut dibuka Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di gedung AH Nasution Kemenhan, Kamis (21/2), dan dihadiri sejumlah sesepuh TNI, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, serta beberapa perwakilan Pati TNI dan pejabat di lingkungan Kemenhan.
Sejumlah sesepuh TNI yang hadir memberikan keynote speach di antaranya Jendral TNI (Purn) Try Sutrisno, Jendral TNI (Purn) Widjoyo Soejono, Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryoprojo, Letjen TNI (Purn) Toni Hartono dan Ketum DPP LVRI Letjen TNI (Purn) Rais Abis.
Kegiatan ini juga hadir Ketum PEPABRI Jendral TNI (Purn) Agum Gumelar, Ketum PPAD Letjen TNI Kiki Syahnakri, Ketum PPAL Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi dan Ketum PPAU Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto yang juga menyampaikan pandangan terkait tema simposium. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved