Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin mengunjungi Rumah Zikir dan Dakwah Darul Ahsan di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/2).
Ma'ruf diterima langsung oleh Mursyid Rumah Zikir dan Dakwah Darul Ahsan Habib Abdurrahim Assegaf Puang Makka beserta para jemaahnya. Dalam acara ini, hadir juga sejumlah pemuka Islam.
Dalam tausiahnya, Kiai Ma'ruf menyebut tugas ulama tidak mudah. Karena dia harus menyempurnakan akhlak umat sekaligus menjaga keutuhan bangsa.
"Tugas ulama ini banyak. Ini kan orang tarekat menyempurnakan kemanusiaan menjadi insan kamil, bersih dari syirik-syirik," kata Kiai Ma'ruf.
Ketua umum Majelis Ulama Indonesia ini juga menyebut pemuka agama berkewajiban memerangi hoaks. Sebab, hoaks merupakan sifat tercela yang dilarang agama.
Selain hoaks, Kiai Ma'ruf juga meminta Ulama tidak memaksakan kehendak dalam berdakwah. Dakwah harus mengedepankan cara-cara yang santun dan lembut seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.
"Jangan dengan cara-cara yang tidak santun. Sekarang banyak mubalig dari kalangan almakiyun, itu ahli maki-maki. Harusnya layinan (lemah lembut)," kata dia.
Baca juga: Dapat Gelar Karaeng Manaba, Ma’ruf Amin Yakin Menang di Sulsel
Kemudian, mantan Dewan Penasihat Presiden ini juga meminta Ulama mengetahui latar belakang dan tujuan sebuah ayat. Sebab, saat ini, banyak ulama yang menerapkan ayat, tetapi tidak kontekstual dengan kondisi saat ini.
"Masak ayat perang mau dipakai di negara damai. Ini yang melahirkan ekstremisme, intoleran, dan terorisme," tandas dia.
Sementara itu, Habib Abdurrahim menganggap tausiah Kiai Ma'ruf bisa mencerahkan dirinya dengan jemaahnya agar berbuat bagi bangsa dan negara. Sebab, Kiai Ma'ruf sendiri mengetahui secara mendalam tentang kondisi negara dan agama.
"Jadi jangan bicara tentang republik dengan Kiai Ma'ruf. Dulu pernah jadi mantan anggota MPR, DPR, sudahlah lengkap. Jadi beliau suka senyum-senyum kalau ada yang terlalu pintar di depannya soal negara, padahal beliau pakarnya," kata dia. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved