Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Politik Pertanahan Jokowi Jungkir Balikan Jargon Prabowo

Micom
20/2/2019 10:07
Politik Pertanahan Jokowi Jungkir Balikan Jargon Prabowo
(MI/ROMMY PUJIANTO)

SEKRETARIS Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto menyebut jawaban balik cepat dan menohok yang dilakukan kandidat presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat debat atas penguasaan lahan yang begitu luas yang dimiliki Prabowo menampilkan kebijakan politik pertanahan Jokowi yang berpihak pada perlindungan tanah untuk rakyat.

Jawaban Jokowi tersebut telah memutarbalikkan logika tanah dikuasai elite yang selama ini menjadi jargon kampanye Prabowo hingga Amien Rais.

"Politik pertanahan untuk rakyat hanya bisa dilakukan pemimpin baik yang menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya. Pemimpin yang memahami hakekat tanah untuk rakyat, dipastikan tidak akan mengambil kebijakan bagi-bagi lahan atau pemberian izin besar-besaran atas penguasaan lahan kepada elite sebagaimana terjadi di pemerintahan sebelumnya," kata Hasto

Menurut Hasto, hal itulah mengapa politik pertanahan Jokowi membikin heboh.

"Sebab sosok seperti Prabowo dengan tanahnya yang begitu luas dan demikian halnya dengan Amien Rais dengan lahan-lahannya di Yogyakarta langsung mati kutu. Jargon kampanye tanah dikuasai elite pun menjadi tidak laku, dipatahkan oleh politik pertanahan kerakyatan Jokowi tersebut," imbuhnya.

Baca juga: KPU Berharap Komplain Debat tidak Berlebihan

Kebersamaan Jokowi dengan KH Maruf Amin, akan semakin memperkuat kebijakan politik pertanahan Jokowi. Mengapa? Sosok KH Maruf Amin sebagai ulama mampu hadir sebagai pengayom di dalam menyelesaikan berbagai konflik atas tanah.

"Sertifikasi lahan rakyat akan menjadi kebijakan yang semakin masif. Lindungi tanah rakyat melalui sertifikasi. Maka potensi pertumbuhan perekonomian ekonomi karena valuasi kekayaaannya yang paling berharga pun dilakukan oleh negara. Sertifikasi lahan rakyat adalah bukti negara hadir di era pemerintahan Jokowi," tegas Hasto

Pemimpin baik, imbuhnya, menempatkan hak rakyat atas tanah sebagai prioritas.

"Selamat tinggal jargon Prabowo. Sebab ternyata dia menjadi bagian dari segelintir elit yang menguasai lahan yang begitu luas tersebut. #JokowiMarufAminPemimpinBaik," pungkas Hasto. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya