Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
M Saleh Mude selaku Pengurus Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mengklarifikasi pemberitaan dari portal detik.com berjudul 'Ribuan Milenial Jawa Timur Kumpul DBL Arena Surabaya'.
Diberitakan, mereka diajak untuk belajar kewirausahaan (entrepreneur) dan bertemu pengusaha besar dan pelaku usaha kecil menengah (UKM). Kegiatan ini digagas oleh salah tim sukses calon Presiden nomor urut 02, Kamrussamad, yang mengatasnamakan dirinya KAHMIPreneur.
"Sebagai salah satu pengurus Majelis Nasional KAHMI, saya ingin meluruskan bahwa KAHMIPreneur itu bentukan Kamrussamad itu tidak ada alias sempalan. KAHMI yang benar hanya satu, Majelis Nasional KAHMI, presidiumnya Prof Dr Sitti Zuhro, Prof Hamdan Zoelva, dkk, untuk periode 2017-2022. Mereka dilantik di Jakarta, Minggu 13 Maret 2018, berkantor di Jalan Turi I, Nomor 14 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," kata Saleh Mude melalui keterangan tertulis, Senin (18/2).
Baca juga: Sandiaga Akui Minta Prabowo Apresiasi Jokowi
Menurut dia, KAHMIPreneur merupakan sempalan, karena terbentuk setelah Munas MN KAHMI di Medan, Sumatra Utara, 17-19 November 2018. Kamrussamad awalnya masuk sebagai salah satu presidium. Namun, lanjut Saleh Mude, karena dinilai memakai politik uang, akhirnya nama yang bersangkutan dicoret oleh semua anggota Dewan Etik MN KAHMI, yang diketuai oleh M Jusuf Kalla.
Saleh Mude juga meyayangkan sikap para tokoh dan ekponen alumni MN KAHMI dan PB HMI yang kelihatan diam semuanya, menutup mata, dan hati melihat perilaku oknum yang menyeret dan merusak marwah KAHMI ke kubang politik praktis.
"KAHMI adalah organisasi kader besar, kumpulan orang terpelajar dan bermoral. Semoga berita ini dapat meluruskan informasi ke keluarga besar KAHMI," pungkasnya. (Lampost/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved