Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

TKN: Elektabilitas Turun Kok Malah Mau Umumkan Calon Menteri

Micom
16/2/2019 07:41
TKN: Elektabilitas Turun Kok Malah Mau Umumkan Calon Menteri
(MI/ROMMY PUJIANTO)

TIM Kampanye Nasional Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin menanggapi enteng rencana pengumuman kabinet bayangan Prabowo.

"Semua lembaga survei yang kredibel menempatkan elektabilitas Jokowi-Amin jauh di atas Prabowo-Sandi. Umumkan kabinet bayangan dalam situasi tertekan tidak pas secara momentum, dan juga tidak mudah mencari tokoh hebat. Mengapa?  Yang mau dipasang masuk dalam kabinet bayangan pasti mikir-mikir, karena selain peluangnya menipis, namanya hanya dipakai sebagai alat dongkrak popularitas Prabowo dan itu belum tentu berhasil," ujar Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto.

Hasto pun meminta kubu Prabowo-Sandi untuk segera mengumumkan nama-nama itu secara resmi.

"Silahkan Pak Prabowo umumkan saja dalam minggu-minggu ini. Pasti nama-nama yang masuk tidak terlepas dari loyalis mereka seperti Fadli Zon, Ratna Sarumpaet, Achmad Dani, Neno Warisman. Sementara nama-nama yang memiliki kompetensi tinggi akan berpikir 1.000 kali sebelum namanya dimasukkan. Sebab umumkan calon kabinet saat elektabilitas Prabowo turun dipastikan tidak dongkrak suara," tegasnya

Baca juga: TKN Tegaskan Rumor Ma'ruf Diganti BTP Tak Akan Terwujud

Gagasan membuat kabinet bayangan itu seperti prematur, tidak memahami skala prioritas, dan orang Jawa bilang ngege mongso atau jangan tergesa-gesa mengharapkan yang belum tentu terjadi.

Menurut Hasto, hal itu berbeda dengan Pak Jokowi. "Pemahaman Pak Jokowi atas berbagai persoalan bangsa dan bagaimana Indonesia ke depan, menjadikan Pak Jokowi sangat memahami bagaimana struktur dan komposisi kabinet kerja ke depan."

"Beliau saat ini melakukan scanning dan profiling atas putra-putri terbaik bangsa yang nantinya akan menjalankan tugas sebagai pembantu presiden. Scanning dan profiling itu jauh lebih penting, bersifat tertutup, teliti, dan sesuai skala prioritas kebutuhan. Semua direkam dengan baik, dan masih banyak waktu. Menangkan Pilpres dulu dan bangun koalisi yang kuat dan efektif, agar pemerintahan Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin ke depan jauh lebih kuat karena dukungan rakyat dan dukungan parlemen di atas 67%," pungkasnya. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya