Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
“SEKARANG setelah tahu lebih banyak, saya memilih Jokowi, kak. Di Pemilu lalu kan saya pilih Prabowo,” ujar Vivi Sidabutar, mahasiswi Indonesia di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (12/2) waktu setempat.
Pada Selasa (12/2) malam, rombongan TKN Jokowi-Amin berjumpa dengan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias) Washington DC dalam santap malam. Perwakilan Permias dipimpin Irwan Saputra.
Bagi Irwan, kedatangan rombongan Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ke Washington DC memberikan pencerahan pada pemilih-pemilih muda yang masih bimbang. M Lutfi datang bersama aktris legendaris Christine Hakim dan Lathifa Al Anshori, Wakil Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan TKN KIK.
Dalam suasana hangat tersebut, mahasiswa-mahasiswa Indonesia berbagi keluh kesah tentang kebingungan mereka terhadap program masing-masing pasangan calon Pemilu Presiden 2019 kepada M Lutfi, yang juga Mantan Ketua Permias se-Amerika Serikat.
Baca juga: Soal Lingkungan, Pemerintahan Kini Lebih Baik
Bersama Christine Hakim, M Lutfi membagikan data dan informasi terkini di lapangan tentang keberhasilan program Presiden Joko Widodo memimpin sejak 2014, hingga mengapa Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin adalah duet yang cocok untuk memimpin Indonesia hingga 2024.
“Mereka bisa saling melengkapi,” ujarnya.
Di awal perbincangan, sebagian besar dari anak muda yang datang menyatakan bahwa mereka masih belum menentukan pilihan atau bagian dari swing voters. Diskusi yang berlangsung selama tiga jam itu dimanfaatkan mahasiswa-mahasiswa untuk mengklarifikasi informasi-informasi yang mereka dapat dari berbagai sumber.
M Lutfi menambahkan, “Pada 2036, ekonomi Indonesia diprediksi akan menjadi lima terbesar di dunia. Namun, ada hal-hal yang harus dilakukan dengan tepat di masa kini agar itu terjadi. Presiden Jokowi melaksanakan itu sekarang. Yang menikmati kalian loh! Saya mungkin sudah tidak ada.”
Selain perwakilan Permias, tatap muka tersebut juga dihadiri beberapa diaspora Indonesia yang menetap di Washington DC juga. Menariknya, ada dua orang Indonesia yang bekerja di restoran Nooshi tersebut. Tidak ayal, lagu-lagu Indonesia melantun mengiringi pertemuan malam itu.
“Jadi, silahkan kalian mau memilih siapa dalam pemilu ini. Saya hanya menjelaskan data-data yang saya temukan kepada kalian,” pungkas M Lutfi.
Kedatangan Mantan Kepala BKPM ini adalah bagian dari kunjugan TKN ke Amerika Serikat. M Lutfi direncanakan akan hadir dalam Special Open Forum Luncheon Series on Indonesia’s 2019 Presidential Election: The Candidates’ Coalitions Present Their Views yang dihelat oleh The United States - Indonesia Society (USINDO) pada tanggal 13 Januari 2019 di Washington DC. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved