Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Gerakan Jumat Jempol Ingatkan Milenial Pilih Pemimpin Tepat

Akmal Fauzi
08/2/2019 21:30
Gerakan Jumat Jempol Ingatkan Milenial Pilih Pemimpin Tepat
(MI/MOHAMAD IRFAN )

ACARA Jumat Jempol Bersatu sesi ke-3 yang digelar relawan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin Jumat (8/2) mengingatkan kepada milenial untuk memilih yang tepat dalam Pemilihan Umum Presiden yang akan digelar pada 17 April mendatang.

Mantan Ketua Badan Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi yang hadir di acara itu mengungkapkan jika Indonesia saat ini berada pada jalur yang tepat untuk menjadi negara nomor empat dunia terbesar pada 2045 nanti.

"Untuk menjadi negara besar ada dua faktor yang harus digenjot yakni Transfer Teknik melalui pendidikan dan juga pembangunan Infrastruktur," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (8/2).

Kedua hal tersebut, lanjut mantan Menteri Perdagangan ini, telah dilakukan oleh Presiden Jokowi saat ini.


Baca juga: Jokowi Unggul 20%, Pengamat: Itu Angka yang Besar


"Sektor pendidikan pemerintah sudah memberikan Kartu Indonesia Pintar. Infrastruktur sudah bisa dilihat. Termasuk membangun 195 ribu km jalan desa. Ini semua untuk mendorong Indonesia menjadi negara besar," terangnya.

Menurutnya, yang tak kalah penting menurut mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang ini adalah perbaikan iklim investasi yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi.

"Ibaratnya kita sedang lari maraton rute tanjakan. Tetapi Jokowi telah siapkan iklim investasi dengan baik," ujarnya.

Manohara, aktris yang kini terjun ke dunia politik, mengungkapkan, Presiden Jokowi sangat memperhatikan kelestarian hutan dan satwa endemik Indonesia.

"Tahun 2013 saya sudah setop dari dunia entertainment lalu terjun aktivis hewan yang dilindungi. Setelah terjun lama akhirnya 2014 Jokowi menginspirasi saya terjun ke politik," ujarnya.

"Jadi bagi swing voter yang belum menentukan pilihan gampang sekali membedakan mana pemimpin yang tepat untuk Indonesia. Kita sudah lihat hasil kerja, harus dilanjutkan," lanjut Manohara. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya