Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Ketum Golkar Bantah Jokowi Blunder Singgung Propaganda Rusia

Thomas Harming Suwarta
05/2/2019 06:45
Ketum Golkar Bantah Jokowi Blunder Singgung Propaganda Rusia
(ANTARA/Irsan Mulyadi)

PARTAI Golongan Karya (Golkar) membantah capres petahana Joko Widodo telah melakukan blunder atau kesalahan dengan menggunakan istilah 'propaganda Rusia' dalam menyinggung strategi yang digunakan kubu Prabowo-Sandi.

Menurut Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Jokowi tidak sedang merujuk kepada negara Rusia saat menggunakan istilah itu.

"Tidak ada blunder," ujar Airlangga, usai silaturahmi Golkar dengan DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Gedung LDII, Senayan, Jakarta, Senin (4/2).

Airlangga mengklaim, Jokowi sedang merujuk kubu Prabowo-Sandi menggunakan strategi layaknya Donald Trump di Pilpres AS 2016. Kemenangan Trump di Pemilu itu, disebut-sebut berkat intervensi Rusia, juga peran teknologi dan konsultan politik Rusia.

Baca juga: TKN: Propaganda Rusia Hanya Istilah

"Jadi, pernyataan itu tidak ada konteks antarnegara, bukan juga bicara mengenai diplomasi," ujar Airlangga.

Airlangga menegaskan, pernyataan Jokowi semata-mata merujuk kepada strategi serupa yang digunakan Prabowo-Sandi, sama sekali tidak memiliki makna menuduh Rusia terlibat di Pilpres 2019.

"Karena, kita juga tahu kan, tidak tepat suatu negara mengintervensi kegiatan politik dalam negeri negara lain," tegas Airlangga. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya