Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Nasional Indonesia berkomitmen untuk fokus mempercepat pembangunan kekuatan pokok minimum atau minimum essential force (MEF). Upaya tersebut penting dalam membentuk kekuatan pertahanan yang memadai, termasuk membangun dan memodernisasi seluruh alat utama sistem pertahanan (alutsista) dan teknologi yang dimiliki.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengemukakan pembangunan MEF harus sejalan dengan kebijakan rencana strategis (renstra) kedua. Sejauh ini, realisasi MEF TNI pada tahap tersebut telah mencapai 62,8% dari target 72%.
"Bahkan (harapan) sampai 75%. Kami semua terus fokus untuk merealisasikan keinginan tersebut," ujar Hadi seusai menutup Rapat Pimpinan TNI Tahun 2019 di GOR Ahmad Yani, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (31/1).
Baca juga: Markas Kogabwilhan TNI Dipusatkan di Kepri
TNI membagi tiga tahapan renstra dalam MEF. Renstra pertama berlangsung pada 2009-2014, renstra kedua 2014-2019, dan selanjutnya 2019-2024. Diharapkan pada periode mendatang target MEF 100% dapat diwujudkan.
Mantan Kepala Staf TNI AU itu mengingatkan seluruh anak buahnya agar senantiasa meningkatkan kesiapan diri dalam menghadapi pelbagai potensi ancaman yang terjadi. Salah satu upaya itu ialah menambah kekuatan alutista di tiga matra.(OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved