Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menggelar konsolidasi pemenangan pilpres dengan para kiai asal Madura. Hal itu dilakukan di sela kegiatan kampanye dan silaturahim di Surabaya, Jawa Timur, kemarin.
"Hari ini saya bertemu ulama Madura empat kabupaten, dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Kami ingin melakukan konsoldiasi pemenangan pasangan 01," katanya.
Ia mengatakan di Pilpres 2014 Jokowi kalah suara di Madura. Kali ini, Jokowi yang berpasangan dengan dirinya harus menang. "Karena itu, kita terus konsolidasi dan mudah-mudahan dengan keberadaan ulama, kita bisa mencapai kemenangan," ujarnya.
Wakil kiai yang hadir dari Bangkalan, KH Makki Nasir mengatakan pihaknya membicarakan segala hal terkait pemenangan pasangan 01. Pasangan itu dianggap yang terbaik karena perpaduan antara nasional-is dan religius (Islam).
"Perpaduan antara nasionalis dan Islam ini yang akan betul-betul membangun negara ini seperti apa yang diharapkan para pendiri bangsa," ucap Makki.
Melihat kuatnya dukungan di Jawa Timur, Ma'ruf Amin mengaku semakin optimistis menang. "Safari saya semua responsnya bagus sekali. Semangat dan antusiasme dari kemarin di Madiun, Ngawi, Trenggalek, Ponorogo, Nganjuk, Tuban, bertemu ulama Jatim dan Madura, luar biasa. Saya semakin optimistis," paparnya.
Ia melakukan safari politik sejak Senin (21/1) hingga Kamis (24/1). Berdasarkan pantauan, antusiasme masyarakat sangat tinggi di setiap titik kunjungannya.
Dalam salah satu kegiatannya, dia bertemu dengan puluhan kiai sepuh NU se-Jawa Timur. Pada kesempatan itu para kiai sepuh menyatakan membulatkan dukungan kepada Jokowi-Amin.
Dia meyakini suara kiai sepuh NU Jawa Timur akan diikuti kiai dan ulama di provinsi lain. "Biasanya begitu (suara kiai Jatim diikuti provinsi lain), karena di Jatim kan banyak pimpinan pondok, alumninya di mana-mana."
Setelah dari Jawa Timur, kemarin petang, Amin dan rombongan melanjutkan safari politik ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Di sana dia akan bertemu masyarakat, ulama, dan relawan. "Hari Minggu tanggal 27 Januari, saya baru pulang ke Jakarta," jelasnya.
Terlalu
Sementara itu, saat membuka rakerda Relawan Bravo 5 di Surabaya, kemarin, Amin menyatakan warga NU harus memilih dirinya saat pilpres mendatang. "Orang NU kalau tidak nyoblos nomor 01, ya terlalu," ucapnya.
Lebih lanjut ia berpesan kepada para relawan agar terus meyakinkan masyarakat tentang kerja nyata Jokowi. Juga, aktif menangkal hoaks dan ujaran kebencian.
"Hoaks itu tsunami teknologi. Ini bahaya. Sampai ada kiai terpengaruh hoaks. Seha-rusnya kiai ada pegangannya," tegasnya.
Ketika berkunjung ke Lamongan, di hadapan ribuan warga NU, Amin menawarkan program membangun arus baru ekonomi Indonesia, yakni penguatan ekonomi yang menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi umat.
Konsep tersebut dapat digerakkan melalui kemitraan, termasuk pemberdayaan ekonomi pesantren. (Ant/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved