Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

KPU Apresiasi Wacana Tes Baca Alquran

Nurjiyanto
17/1/2019 09:30
KPU Apresiasi Wacana Tes Baca Alquran
(MI/MOHAMAD IRFAN)

IKATAN Dai Aceh (IDA) menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk berkonsultasi terkait wacana tes baca Alquran untuk pasangan capres-cawapres.

Ketua IDA Teungku Marsyuddin Ishak menuturkan pihaknya datang untuk meminta masukan KPU terkait hal tersebut.

Dia menuturkan wacana itu muncul hanya untuk mengetahui sejauh mana kemampuan capres-cawapres dalam membaca Alquran. "Sebenarnya KPU men-support ide kami itu. Namun, pihak KPU tidak bisa terlibat lebih jauh karena landasan hukum soal aturan membaca Alquran itu tidak ada. KPU tidak bisa memfasilitasi hal yang demikian," jelas Marsyuddin di kantor KPU, Jakarta, kemarin.

Di tempat yang sama, komisioner KPU Wahyu Setiawan menuturkan pihaknya menyambut baik kedatangan IDA.

Namun, pihaknya menjelaskan tidak bisa memfasilitasi hal tersebut karena secara aturan hukum dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tidak ada persyaratan bagi paslon terkait hal itu. Pihaknya pun menyerahkan sepenuhnya kepada capres-cawapres bagaimana merespons wacana tersebut.

"Berdasarkan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, tidak disyaratkan atau tidak diwajibkan bagi capres-cawapres untuk mengikuti ujian membaca Alquran atau kitab suci masing-masing. Tetapi, bukan berarti prakarsa dari IDA itu sesuatu yang tidak baik. Kami menyambut baik dan kami mengembalikan kepada paslon untuk mengikuti dan tidak mengikuti ujian itu," ujar Wahyu.

Khawatir gaduh
Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Jimly Asshiddiqie sebelumnya memiliki pandangan berbeda soal tes mengaji. Ia mengatakan tidak jarang isu agama dipolitisasi untuk kepentingan politik tertentu. Dia khawatir isu tes mengaji membuat gaduh.

Jimly tidak menganjurkan pemberlakuan tes semacam itu dijadikan perdebatan politik. "Tes Alquran apa kaitannya dengan pilpres? Ini kan bukan mau masuk pondok pesantren," ujar Jimly belum lama ini.

Saat menerima IDA di Posko Cemara 19, Senin (14/1) siang, pihak Jokowi-Amin menyatakan siap mengikuti tes baca Alquran.

"Alhamdulillah kami diterima dengan baik oleh tim 01. Dari pihak TKN, bapak Jokowi-Amin insya Allah bersedia ke Aceh (mengikuti tes baca Alquran)," kata Marsyuddin.

Kedatangan mereka disambut anggota TKN Jokowi-Amin, Zuhairi Misrawi, Wakil Direktur Saksi TKN Lukman Edy, dan Direktur Komunikasi Politik TKN Usman Kansong.

Di sisi lain, saat berkunjung ke posko Prabowo-Sandiaga pada hari yang sama, pihak IDA mengatakan sebelumnya telah mengirimkan surat untuk bertemu dengan Prabowo dan Sandi sebagai upaya untuk memastikan tawaran mengukuti tes baca Alquran di Aceh.

"Kami datang hari ini ke Media Center 02 Prabowo-Sandi dan kami alhamdulilah diterima dengan baik. Tujuan kami tentu saja ingin menanyakan jawaban resmi dari pasangan calon terkait tawaran kami untuk tes baca Alquran di Aceh," jelas Marsyuddin.

Namun, mereka tidak dapat menemui Prabowo maupun Sandiaga lantaran kesibukan keduanya mempersiapkan aca-ra Pidato Kebangsaan Prabowo yang digelar Senin (14/1) malam di Jakarta Convention Centre. (Mal/Ths/Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya