Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan tidak ada toleransi bagi pesawat asing yang melintas tanpa mengantongi izin dan sejumlah dokumen resmi.
Hadi juga memastikan TNI AU mempunyai persenjataan ang mendukung untuk menindak pesawat tak berizin tersebut.
"Saya tidak ingin yang masuk wilayah kita bebas tanpa dilengkapi oleh dokumen resmi. Saya perintahkan force down supaya memberikan efek jera," kata Hadi ketika ditemui di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (16/1).
Hadi menambahkan, sikap tersebut harus ia ambil lantaran tak mau dianggap berkompromi dengan pesawat yang melintas tanpa izin.
Selain itu, Hadi menginginkan tak ada yang menganggap remeh kedaulatan wilayah udara di Indonesia.
"Saya tidak mau beranggapan seandainya pesawat TNI AU mendeteksi pesawat itu dan bisa ngejar, paling mereka juga nanti cuma mengirim surat-surat diplomasi," kata Hadi.
Untuk itu, Hadi menginginkan semua pesawat yang melintas melapor ketika masuk wilayah Indonesia dan dilengkapi dengan dokumen resmi.
Baca juga : TNI Terus Modernisasi Alutsista Dan Bangun Strategi Perang Kota
Jika tidak, kata Hadi, maka TNI AU akam bersikap tegas dengan melakukan pendaratan paksa seperti yang terjadi pada Ethiopian Airlines.
Sebelumnya, pesawat kargo Ethiopian Airlines melintasi tanpa izin di wilayah udara Indonesia dan terpaksa mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam,Kepulauan Riau, Senin (14/1) lalu.
Hadi mengatakan pesawat yang akan menuju Hongkong tersebut tindak dilengkapi dengan dokumen resmi, sehingga ia memerintahkan untuk melakukan pendaratan paksa.
Pesawat kargo tersebut hingga saat ini, menurut Hadi masih berada di Batam.
"Saya minta pada waktu itu, kepada KASAU untuk siapkan pesawat F16 dari Pekanbaru melaksanakan intercept dan mendaratkan paksa di Batam," tandas Hadi. (OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved