Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Lukmanul Hakim mengapresiasi ide tes baca Alquran bagi capres-cawapres yang dicetuskan Ikatan Dai Aceh (IDA).
"Kami dari Majelis Ulama Indonesia mengapresiasi ide tersebut. Saya kira ini kan menjadi pemimpin bangsa. Alquran itu kami orang Islam tentu menjadi satu hal yang esensial, mendasar," kata Lukmanul, setelah bertemu IDA di Kantor MUI, Menteng, Jakarta, kemarin.
Lukmanul menilai tes baca Alquran tersebut tidak akan memberatkan pasangan calon. Selain karena kedua pasangan calon beragama Islam, tes baca Alquran yang direncanakan IDA itu hanya sebatas membaca surat pendek dan Al-Fatihah.
"Baca Alquran ini bukan tes qori, melainkan baca Alquran yang standar saja. Kami terima informasinya seperti itu. Baca Alquran, Al-Fatihah. Baca surat-surat itu kan suatu hal yang standar," lanjut dia.
Terkait dengan permintaan rekomendasi penguji, MUI mengaku siap memfasilitasinya. "Ya kita tentu ada orang-orang itu. Kita siap saja memfasilitasi itu," cetusnya.
Sebelumnya, IDA menunggu jawaban resmi melalui surat tertulis dari tim pemenangan kedua pasangan capres-cawapres peserta Pemilu 2019 untuk mengikuti tes baca Alquran.
"Kami menunggu jawaban secepatnya, tapi karena kesibukan pasangan capres-cawapres, kami menunggu jawaban resmi itu sampai akhir Januari," kata Ketua IDA Tengku Marsyuddin Ishak, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (14/1).
Tengku Marsyuddin menjelaskan, Delegasi IDA, yakni dirinya bersama Sekretaris IDA Tengku Fathahillah, yang didampingi dua temannya asal Aceh di Jakarta sudah berkunjung ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Kebayoran Baru.
Ia juga berkunjung ke Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Menteng, Jakarta.
Di BPN Prabowo-Sandiaga, menurut Marsyuddin, mereka disambut baik.
"Di BPN kami mendapat jawaban, akan dimusyawarahkan dulu dan nantinya akan memberikan jawaban," tutur Tengku Marsyuddin. (Mal/Nrj/MTVN/Ant/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved