Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Amin tidak Mau Agama Jadi Isu Politik

Emir Chairullah
14/1/2019 08:30
Amin tidak Mau Agama Jadi Isu Politik
RESMIKAN TKD DEPOK: Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin memberi sambutan saat peresmian posko tim kampanye daerah (TKD) di Kantor DPD Golkar Grand Depok City Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/1). Peresmian TKD tersebut guna memenangkan pasangan Jo(ANTARA/KAHFIE KAMARU)

CALON wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin menekankan pentingnya perang gagasan dan ide dalam masa kampanye Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Dirinya berharap tidak ada isu yang bisa memecah belah masyarakat yang dimunculkan lawan politik.

"Kita sudah sejak awal tidak gunakan agama menjadi isu politik. Karena itu berbahaya dan memancing konflik," kata Amin saat Milad ke-10, Pengajian dan Silaturahim Awal Bulan Bersama Ulama di Ponpes Madinatunnajah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, kemarin.

Amin menjelaskan, sangat berbahaya jika ada yang mengangkat isu agama pada Pilpres 2019. Menurut Amin, setiap kandidat haruslah mempunyai isu yang bisa membangun bangsa.

Amin juga beranggapan saat ini pemilih di Indonesia sudah sangat cerdas dalam melihat gagasan dan ide yang disampaikan para calon. "Biarkan mereka memilih dengan pilihan mereka sendiri karena mereka sudah cerdas," kata Amin.

Dia mengingatkan pentingnya kesantunan dan keramahan serta menghindari provokasi dan prasangka buruk dalam bermedia sosial (medsos). "Kita jangan mudah dipengaruhi perilaku dan prasangka buruk. Jangan mudah terprovokasi berita-berita yang tidak benar," kata Amin.

Dalam kesempatan itu, Amin menambahkan, di tengah hiruk pikuk politik yang semakin bising, umat Islam diharapkan tetap berpegang teguh dengan meneladani Nabi Muhammad yang santun, penuh kasih sayang, dan lemah lembut dalam bermasyarakat.

Dia mengatakan jika ada langkah yang perlu diluruskan, dilakukan dengan cara yang halus, bukan dengan mencaci-maki.

Dia mencontohkan sikap para nabi yang ditulis dalam sejarah. Dalam berdakwah dan mengajak pada kebenaran, selalu dilakukan dengan lemah lembut.

"Nabi Musa saja dalam menghadapi Firaun yang mengaku diri sebagai Tuhan, diperintahkan memberi peringatan dengan santun. Apalagi, kalau pemimpin kita sesama muslim, tidak baik menuduh kafir pada sesama muslim," jelasnya.

Tidak tergerus

Tim kampanye daerah (TKD) pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di Jawa Timur meminta forum lintas agama tidak tergerus karena hoaks atau kabar bohong, terutama yang beredar di medsos.

"Teman-teman forum lintas agama juga sudah sepakat menyampaikan kebenaran di lingkungan masing-masing dan tidak terpengaruh hoaks," ujar Ketua TKD Jatim Machfud Arifin di Surabaya.

Puluhan orang tersebut tergabung pada Forum Berbeda tapi Mesra (FBM) dan berdiskusi berbagai hal terkait dengan Pilpres 2019.

TKD juga menyampaikan visi-misi serta program pasangan yang didukungnya, termasuk menceritakan berbagai kabar bohong yang beredar selama ini.

"Hoaks-hoaks tersebut bukan hanya berpotensi menggerus suara Jokowi, melainkan juga mengancam persatuan bangsa sehingga semua sepakat melawan berbagai drama hoaks dan fitnah yang datang," ucapnya.

Pembina FBM Pendeta M Sudhi Dharma menyampaikan ke TKD Jatim untuk saling menguatkan langkah menghadapi pilpres yang digelar tiga bulan lagi.

"Kami mengimbau semua umat agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan jangan salah menentukan. Pilihlah yang sudah bekerja dengan baik," katanya. (Ant/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya