Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKUMPULAN perempuan Solo berkumpul di Solo, Rabu (9/1), untuk mendeklarasikan dukungan politik mereka kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.
Grup relawan ini memperkenalkan diri sebagai Komunitas Srikandi Indonesia (KSI) dengan Ketua Umum Yanti Rukmana.
Kata srikandi dipilih KSI karena terinspirasi sang Srikandi, suri tauladan prajurit perempuan dalam pewayangan Mahabharata.
Dalam sesi yang berlangsung hangat nan meriah tersebut turut hadir Ida Fauziyah, Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan TKN KIK, dan Henny Supolo, aktivis perempuan di bidang pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Ida menyampaikan apresiasinya atas dukungan nyata KIS untuk capres-cawapres Joko Widodo - KH. Ma’ruf Amin,
“Perempuan sebagai pilar pembangunan. Kontribusi perempuan, apapun profesi pilihannya, di manapun tempatnya, kontribusinya besar untuk Indonesia maju dan kuat,” ujarnya
Baca juga: Santri Kawal Kemajuan Bangsa
Ida juga menjelaskan mengapa mayoritas perempuan Indonesia lebih memilih Joko Widodo,
“Perempuan ingin sesuatu yang nyata, yang sudah terbukti memudahkan tugas sebagai Ibu. Program-program seperti KIP, KIS, dan subsidi BPJS Kesehatan telah membantu perbaikan hidup anak-anak. Saat ini, 50% pelaku UMKM adalah perempuan, yang kontribusinya terhadap PDB meningkat dari 57.84% menjadi 60,34% dalam 4 tahun terakhir, sehingga jelas terbukti menciptakan peluang kerja lebih banyak,” paparnya.
Hal senada tercermin dari pergerakan KSI ini. Program utama KSI ialah membantu kegiatan ekonomi pengrajin perempuan, ibu bakul sayur dan jamu, pekerja informal, juga asisten rumah tangga.
KSI juga diharapkan dapat menggiring suara petani perempuan kepada pasangan calon nomor urut 01.
“Kita semua bertanggung jawab untuk memilih presiden yang juga pendidik bangsa. Setiap langkah dan tutur kata dapat dijadikan contoh karena memiliki kesadaran kesetaraan, mampu mendengar dan memberi kesempatan pada yang lain untuk bicara. Dan merangkul kebhinekaan sebagai kekuatan bangsa,” tandas Henny mengenai tanggung jawab perempuan Indonesia dalam pesta demokrasi.
Kegiatan yang diadakan di Gedung Graha Saba Buana Solo ini turut dihadiri oleh Sudjiatmi Notomihardjo, ibunda Presiden Joko Widodo. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved