Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait Pilpres 2019 yang dilakukan pada 16-26 Desember 2018. Dalam salah satu variabel survei yakni tingkat elektabilitas, pasangan nomor 01 Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul dengan angka 54,9 persen dan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 34,8 persen.
Menanggapi hasil survei Indikator itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Tim Kampanye Prabowo-Sandi Mardani Ali Sera menuturkan hal tersebut masih bisa berubah seiring masih adanya masa waktu 3 bulan mendatang.
Selain itu dirinya mengklaim saat ini selisih elektabilitas antara Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandi berada di angka 11%. Hal tersebut diklaimnya merupakan hasil dari survei internal yang dilakukan BPN Prabowo-Sandi.
"Di internal kami 11% di BPN. Kalau PKS punya survei tapi belum diumumin," ujarnya saat hadir dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia di kantor Indikator, Cikini, Jakarta, Selasa (8/1).
Baca juga : Pendukung Jokowi dan Prabowo Hidup di Dunia Berbeda
Dirinya pun mengklaim dari hasil survei internal, dalam segi tren elektabilitas tersebut sudah semakin mengecil. Mardani menuturkan langkah yang akan diambil oleh pihaknya dalam mengejar selisih tersebut sudah mulai dilakukan dengan intensitas cawapres Sandiaga Uno dalam 3 bulan ini yang telah mengunjungi 1000 titik.
Hal lain yang akan dilakukan oleh pihaknya juga mempersiapkan terkait debat perdana pada 17 Januari nanti. Meski demikian, dirinya masih urung menjabarkan persiapan terkait hal tersebut.
"Trennya getting closer, dari 14 ke 11. Harapan kami survei terbaru nanti lebih kecil," ungkapnya. (OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved