Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Bongkar Kasus Hoaks Surat Suara Tercoblos untuk Pelajaran Politik

Rahmatul Fajri
05/1/2019 19:35
Bongkar Kasus Hoaks Surat Suara Tercoblos untuk Pelajaran Politik
(MI/M. Irfan)

DIREKTUR Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini meminta aparat kepolisian mengambil tindakan yang cepat untuk membongkar kasus hoaks tujuh kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos beberapa waktu lalu.

Titi mengatakan hal tersebut harus dilakukan agar menutup pintu bagi pihak-pihak lain yang ingin memanfaatkan momentum untuk menimbulkan kericuhan menjelang masa pemilihan.

"Jangan dibiarkan terlalu lama. Ini akan menjadi salah satu momentum untuk memberi efek jera bagi para pihak yang bisa jadi merencanakan hoaks-hoaks selanjutnya," kata Titi ketika dihubungi Sabtu (5/1).

Titi mengatakan hoaks soal tujuh kontainer kemarin harus dibongkar sampai tuntas. Pasalnya, kata Titi, hoaks tersebut tidak bisa diartikan sebagai hoaks yang terakhir, sehingga kepolisian harus mengupas tuntas siapa saja yang terlibat dengan penyebaran hoaks tersebut.

"Kita tidak bisa pastikan bahwa ini adalah hoaks yang terakhir. jadi, kalau kepolisian bisa membongkar kasus ini sampai tuntas, sampai aktor intelektual dan sampai yang ikut menyebarkan dan mereka yang secara sengaja menyebarkan untuk kepentingan jahat," kata Titi.

Titi mengatakan jika polisi dapat membongkar hingga tuntas kasus hoaks tersebut, maka itu akan menjadi pelajaran politik bagi semua peserta Pemilu, baik dari kalangan elit ataupun pemilih.

"Artinya, negara ini tidak memberi tempat sedikitpun bagi para penyebar hoaks," kata Titi.

Alhasil, kata Titi, penangkapan pelaku saat ini setidaknya akan membuat para pelaku lainnya yang ingin mengambil keuntungan dengan menyebarkan hoaks mengurungkan niatnya.

"Tapi ya belum tentu juga, cuma sedikit memberi efek jera," kata Titi. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya