Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Kyai Ma’ruf Ace Hasan Syadzily mengapresiasi langkah cepat dari KPU untuk memastikan kebohongan berita soal penemuan tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah dicoblos.
Ace pun mendukung aparat keamanan untuk memburu pelaku kejahatan dan aktor intelektual yang memproduksi dan menyebarkan kabar bohong tersebut. "Karena kejahatan ini adalah tindakan yang berbahaya bagi stabilitas politik, meresahkan masyarakat, mengganggu pemilu, dan berpretensi medelegitimasi pemilu," kata Ace dalam keterangan resminya, Kamis (3/1).
Penyebaran berita bohong itu, ujar Ace, semakin menunjukkan upaya penggunaan skenario untuk menciptakan kondisi ketidakpercayaan pada lembaga penyelenggara pemilu dengan cara-cara tidak beradab dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan politik.
"Besar kemungkinan ada yang sedang merancang skenario untuk dari awal untuk mendelegitimasi hasil pemilu dengan alasan pemilu curang. Ini jelas tindakan yang berbahaya. Sudah pasti dilakukan oleh pihak yang tidak siap kalah," kata Ace.
Dia melihat penyebaran kabar tersebut paralel dengan rangkaian skenario yang coba dimainkan mulai dari mengangkat soal E-KTP yang dimusnakan, pemilih hantu sampai soal surat suara yg didatangkan dari China. Cara-cara seperti itu seharus dihentikan.
"Kami jelas dirugikan dengan permainan skenario itu. Karena dituduh berbuat curang. Padahal dari awal kami ingin gunakan momen penilu ini sebagai adu gagasan, adu prestasi, dan memilih pemimpin yang terbaik, bukan justru sebagai ajang sebar kabar bohong dan menghalalkan segala cara untuk kekuasaan," pungkas Ace. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved