Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Riza Chalid Sebut KMP Dukung Pemerintahan Jokowi-JK

Damar Iradat
03/12/2015 00:00
Riza Chalid Sebut KMP Dukung Pemerintahan Jokowi-JK
(MI/ADAM DWI)
PENGUSAHA minyak Muhammad Riza Chalid menyebut jika Koalisi Merah Putih (KMP) mendukung pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dukungan dari KMP dinilai sebagai bentuk menjaga 'keamanan' di Indonesia.

Transkrip rekaman pembicaraan yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto, Riza, dan Maroef Sjamsoeddin, diputar dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12). Terungkap, dalam salah satu bagian, Riza mengatakan jika KMP yang sejatinya koalisi partai di luar pemerintahan malah mendukung Jokowi-JK.

"Cuma sekarang kita harus berdamai membangun negara. Jangan ikut. Presiden sama Wapres enggak boleh diganggu, saya bilang. Kita cari makan. Sekarang Pak Luhut yang ada di sana, Ini temen-temen dan kita minta ikutlah, Pak Luhut. Coba Pak Luhut sampaikan ke Jokowi. Kalau mau sepakat begitu kita dukung," kata Riza dalam petikan transkrip rekaman tersebut.

Berikut adalah petikan transkrip pembicaraan antara SN (Setya Novanto), MR (Muhammad Riza Chalid), MS (Maroef Sjamsoeddin) yang membahas soal dukungan KMP kepada pemerintahan:

MR: Sebelum bubarin Pak, kalau gak gini Pak. Saya ini kan pedagang, Saya ikutan politik kan karena teman-teman saja. Baik, gak cerai. Saya pedagang. Saya bilang eh ini saatnya damai. Kita kumpulin semua yuk. Kumpul Bang Ical, Anis Matta, Hatta, pokoknya semua kita kumpul.

SN: Panggil Pak Luhut

MR: Kita undang Pak Luhut datang. Saya siapkan depan. Ada Pak Luhut ama timnya. Saya bilang itu, saat ini kita sudah kalah. Kalah Pilpres. Tapi kita akan balas tahun 2019. Cuma sekarang kita harus berdamai membangun negara. Jangan ikut. Presiden sama wapres enggak boleh diganggu, saya bilang. Kita cari makan. Sekarang Pak Luhut yang ada di sana. Ini temen-temen dan kita minta ikutlah Pak Luhut. Coba Pak Luhut sampaikan ke Jokowi. Kalau mau sepakat begitu kita dukung. Ini saran saya. Mulai ngomong rurururuurr… Akhirnya sepakat Pak malam itu, oke kita dukung Jokowi JK supaya sukses. Nanti 2019 ceritanya lain. Langsung deh pada dukung Jokowi, pada ketemu Jokowi semua. Prabowo apa dukung Jokowi. Sejak itu. Makanya Pak, DPR gak pernah ganggu Jokowi. Gak pernah ganggu Jokowi. Malah yang enggak mendukung Jokowi itu PDIP. KMP enggak, semuanya mendukung. Itu kita happy juga sih. Kalau negara aman kita punya jalan. Tapi kalau ribut terus di palemen, pusing kepala. Bayangin sudah kurang aman negara, ekonominya ancur.

SN: Kesalahan menteri-menterinya juga.

MR: Ya presiden juga andil.

SN: Ya kita harus jujur

MR: Kalau Pak JK presiden,

SN: Wah terbang kita.

MR: Atau dia pasrahin Pak JK urus ekonomi saja, saya pergi dah blusukan. Pak JK urus saja ekonomi

SN: Ya tapi sekarang sudah dibatasin terus presiden

MR: Obyektif ya Pak, kita pengin ada growth, bisnis kita jalan, semua orang gitu kan. Gaji lancar pajaknya gak gila-gilaan. Pajaknya gila Pak. Pajaknya dahsyat Pak

MS: Semua macam-macam dipajakin ya

SN: Hancur

(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya