Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani mengatakan terlalu dini menilai bahwa petahana akan menyerang kubu oposisi dengan isu-isu yang berkaitan dengan masa lalu. Arsul menilai hal tersebut kekhawatiran yang dibuat-buat oleh kubu oposisi semata.
"Su'udzon saja, belum apa-apa sudah khawatir sendiri bahwa dugaan ada peran Prabowo dalam kasus pelanggaran HAM 1998 akan kami pergunakan untuk menjatuhkan Prabowo," kata Arsul dalam keterangan tertulis Jumat, (28/12).
Arsul mengatakan hal tersebut dikembalikan lagi kepada masyarakat yang akan memilih pemimpinnya kelak. Ia menilai masyarakat tentu mau mengetahui rekam jejak dari pemimpin yang akan dipilih.
"Namun kalau ada elemen masyarakat sipil yang mengungkit soal itu, maka, tentu itu hak masyarakat sipil tersebut," lanjut Arsul.
Lebih lanjut, Arsul meminta jika kemudian isu terkait masa lalu kembali ramai diperbincangkan publik, maka ia tak ingin begitu saja disalahkan. Menurut Arsul dalam era keterbukaan saat ini siapa pun bebas bertanya dan mengakses informasi.
"Jangan nanti kalau dalam debat capres ada panelis yang menanyakan maka itu juga jangan disimpulkan bahwa itu permintaan kami," kata Arsul. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved