Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
MA'RUF Amin menyesalkan pernyataan Prabowo Subianto soal Indonesia setingkat negara miskin seperti Haiti dan Rwanda. Prabowo hanya menciptakan ketakutan di masyarakat.
"Pernyataan seperti itu tak mendidik. Pernyataan itu tak memberikan optimisme, justru memberikan rasa takut, ada kekhawatiran-kehawatiran, seharusnya pemimpin itu memberikan optimisme bahwa masa depan kita akan lebih cerah," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/12).
Cawapres nomor urut 01 itu menegaskan kondisi perekonomian Indonesia saat ini bagus. Prabowo berbicara tak sesua fakta.
Indonesia, terang dia, pertumbuhan Indonesia berada di posisi ketiga di antara negara G20, setelah China dan India. Itu membuktikan kondisi ekonomi Indonesia baik-baik saja.
Baca juga: TKN Fokus Narasi Indonesia Maju
Apalagi, pemerataan ekonomi di semua daerah sedang berjalan. Ucapan Prabowo, tekan Ma'ruf, sama sekali tak sesuai kondisi nyata.
"Bukan hanya pertumbuhan tapi pemerataannya, dengan adanya infrastruktur dan pelayanan kesehatan, ekonomi kreatif, pendidikan, justru kesejahteraan merata di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk di Papua juga, kebijakan (BBM) satu harga," beber dia.
Prabowo menyebut Indonesia saat ini setingkat dengan sejumlah negara miskin di Benua Afrika. Hal itu ia sampaikan di hadapan jemaah Majelis Tafsir Alquran (MTA) di Solo, Minggu (24/12).
"Kita (Indonesia) setingkat dengan negara miskin di Benua Afrika, ada Rwanda, Haiti, dan pulau-pulau kecil Kiribati," ucap Prabowo. (Medcom/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved