Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Tim Prabowo Minta Debat Capres Disiarkan Langsung Seluruh Stasiun Televisi

Thomas Harming Suwarta
26/12/2018 15:20
Tim Prabowo Minta Debat Capres Disiarkan Langsung Seluruh Stasiun Televisi
(MI/Supardji Rasban )

BADAN Pemenangan Nasional Capres-Cawapres Nomor urut 2 Prabowo-Sandi meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bekerja sama dengan seluruh stasiun televisi agar menyiarkan secara langsung debat antar pasangam calon presiden dan wakil presiden.

Disampaikan oleh Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo–Sandi, Sudirman Said, bahwa negara Indonesia sangat luas dan karena itu jangkauan informasi soal pasangan calon sedapat mungkin bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

"Negara ini sangat luas. Kami ingin saudara-saudara kita yang ada di pelosok Tanah Air memperoleh informasi objektif terkait paslon mereka. Karenanya, seluruh stasiun televisi yang menggunakan frekuensi publik harus menyiarkan langsung semua debat paslon ini,” ungkap Sudirman dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (26/12).

Menurut dia kepentingan semua acara debat capres–cawapres disiarkan secara langsung oleh seluruh stasiun televisi sangat besar. Pasalnya, masyarakat berhak tahu lebih dalam dan detail mengenai gagasan-gagasan dan berbagai program yang akan dilakukan setiap paslon jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

"Pasangan calon presiden dan wakil presiden menyampaikan langsung gagasannya sangat penting diketahui masyarakat, sehingga masyarakat tahu bahwa paslon tersebut paham betul bagaimana cara membawa bangsa yang besar ini ke depannya,” ujar Sudirman.

 

Baca juga: Narasi Indonesia Maju Sangat Relevan dan Kokoh

 

Dengan disiarkan secara langsung, kata dia, masyarakat akan mengetahui paslon mana yang benar-benar mengerti persoalan bangsa dan mampu menyajikan solusi yang terbaik.  

"Artinya masyarakat akan mengerti, ke arah mana bangsa ini akan dibawa oleh calon pemimpinnya. Dan yang lebih penting lagi, masyarakat menjadi tahu, sejauh mana paslon menguasai permasalah yang terjadi di negara ini. Kalau paslonnya gagap dan tidak menguasai masalah, ini akan menjadi masalah besar. Karena rakyat ibarat beli kucing dalam karung,” pungkasnya.

Diketahui bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat perdana antarpasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) mulai 17 Januari 2019. Rencananya, debat publik tersebut akan dilaksanakan sebanyak lima kali. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya