Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN seorang politisi senior dan ekonom, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga serba bisa dalam menangani permasalahan sosial, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) juga guru, tempat belajar bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu diungkapkan Jokowi saat silaturahmi dengan para tokoh Masyarakat dan Agama se Sulawesi Selatan di The Rinra Makassar, Jl Metro Tanjung Bunga No. 2, Makassar. Sabtu (22/12) sore.
"Saya banyak belajar dari Pak Jusuf Kalla mengenai perpolitikan. Apapun beliau (JK) ini adalah sangat senior memiliki pengalaman panjang di perpolitikkan," ujarnya.
Selama empat tahun setengah bersama JK, kata Jokowi, dirinya banyak dibantu dan selalu menyelesaikan permasalahan bangsa secara bersama-sama. Dan, selama itu juga, lanjutnya tidak ada masalah dan gesekan meskipun terkadang ada perbedaan pendapat.
"Kami berdua ini sudah empat tahun setengah. Ada hal-hal yang kira-kira setengah penting atau penting pasti kami berdiskusi bersama," tuturnya.
Baca juga: Jika Menang Pilpres, Jokowi Berharap Kalla Tetap Membantunya
Melihat reputasinya sebagai politisi senior dan ahli dalam bidang ekonomi serta politik, Jokowi pun berkeinginan untuk selalu bersamanya, namun konstitusi tidak memungkinkan.
"Ya karena kostitusi tidak memungkinkan kami terus bersama dengan Pak JK. Kalau konstitusi boleh, kami akan terus.Tetapi konstutusinya tidak memperbolehkan, hanya maksimum dua kali. Itu problemnya," ucapnya.
Jokowi pun merasa bahwa hubungannya dengan JK selama ini dirasakan sangat harmonis dan mengucapkan tetimakasih atas segala dukunagnnya.
"Jadi hubungan kita sangat baik sangat baik sekali," tandasnya.
Di hadapan para tokoh agama dan masyarakat, Jokowi terkesan dengan sosok JK yang teguh dalam pendirian.
"Beliau ini kalau sudah iya, iya. Kalau tidak, tidak. Waktu makan siang saya dibisiki begitu, ya sudah. Saya sebenarnya malam ini mau pulang, tapi besok masih ke Toraja dan Luwuk, sudah dijawab Pak JK tadi, ya sudah Pak, bapak saja yang untuk Sulawesi dan Indonesia timur, hahaha, saya urus yang Sumatra dan Jawa," pujinya. (RO/OL-2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved