Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menyebut HM Jusuf Kalla akan tetap bersama dirinya pada 2019 dan setelah 2019. Hal itu disampaikannya usai bersantap siang di kediaman Wakil Presiden RI tersebut, Sabtu (22/12).
"Kita tahu semuanya, Pak Jusuf Kalla adalah senior saya. Beliau senior dan memiliki pengalaman yang sangat panjang, baik di pemerintahan, politik, maupun ekonomi. Beliau juga saat ini sangat membantu saya dengan Bapak Ma'aruf Amin," kata Jokowi di kediaman Jusuf Kalla.
Jokowi juga menyebut Kalla juga membantunya sebagai Ketua Dewan Pengarah Nasional pasangan Jokowi-Amin.
Saat ditanya, apa saja yang dibahas dengan Kalla sembari bersantap siang. Jokowi mengatakan bahwa Kalla menjelaskan mengenai sistuasi politik yang ada di Sulawesi secara umum.
Kalla juga menjelaskan, yang berkaitan dengan ekonomi di Makassar dengan yang ada di Sulsel secara umum.
"Dan Alhamdulillah, beliau akan membantu saya secara terus menerus ke depannya dan saya juga tadi sampaikan mohon bantuan Pak JK, untuk terus bisa membantu mendampingi saya nantinya, karena kita tau beliau sangat berpengaruh, di bidang politik," urai Jokowi.
Baca juga: Makan Siang di Kediaman Kalla, Jokowi Mengaku Senang
Terkait posisi Kalla nanti pada 2019. Jokowi menyebut Jusuf Kalla bisa berada dalam struktur, bisa juga di luar struktur.
"Dua-duanya bisa, beliau bisa dimana saja. Saya sampaikan beliau ini semua bisa," tegasnya.
Menanggapi hal itu, Jusuf Kalla tersenyum dan mengatakan, "Apapun yang dapat dan harus kita lakukan, kita lakukan. Bagi saya pribadi, apapun yang diharapkan akan saya penuhi untuk kemajuan bangsa dan negara."
Terkait pernyataan Jokowi yang menyebutkan dirinya bisa berada di dalam atau pun di luar struktur, Kalla mengaku tidak ada masalah.
Bahkan ia menyebutkan alasannya mendukung Jokowi untuk periode berikutnya.
"Karena ini yang terbaik dari yang ada. Idealnya kan pilihan terbaik. Ia sudah menguasai masalah dan tidak butuh belajar lagi, kalau perlu lagi belajar itukan sudah cukup. kita lihat moment hari ini keberhasilan yang ada itukan sudah cukup baik," seru Kalla.
Menanggapi elektabilitas pasangan Jokowi-Amin yang stagnan di Sulsel, dan apa yang akan dilakukan Kalla untuk Jokowi, Kalla dengan lugas menjawab, ia selalu menyampaikan hal sama.
"Setiap pemilih Golkar harus juga memilih yang telah disepakati secara bersama. Jangan mendua," pungkas Kalla. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved