Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Jusuf Kalla : Siapapun yang Memimpin, Indonesia tidak Akan Punah

Dero Iqbal Mahendra
20/12/2018 19:55
Jusuf Kalla : Siapapun yang Memimpin, Indonesia tidak Akan Punah
(MI/Ramdani)

WAKIL Presiden Jusuf Kalla menanggapi santai klaim yang disampaikan calon presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto yang mengutarakan bila presiden terpilih tahun depan bukan dirinya, Indonesia akan punah. Jusuf Kalla menilai Indonesia jauh lebih kuat ketimbangan klaim tersebut karena keinginan untuk maju sebagai bangsa.

"Insya Allah siapa pun yang memimpin Indonesia tidak akan punah, siapapun yang memerintah," tutur Jusuf Kalla sambil tertawa di Kantor Wakil Presiden, di Jakarta, Kamis (20/12).

Jusuf Kalla menekankan seluruh masyarakat yang ada di Indonesia memiliki keinginan untuk membangun bangsa Indonesia. Ia menilai tidak ada satu pun yang ingin mencelakakan bangsa ini.

Bahkan ketika Joko Widodo kembali terpilih, JK meyakini tekad Jokowi adalah memajukan bangsa Indonesia dan bukan justru menjadi punah. Saat ditanyakan apa yang membuat Prabowo membuat klaim seperti itu, JK tidak mau menjawab dan meminta hal tersebut ditanyakan langsung saja ke Prabowo dan bukan kepada dirinya.

Salah satu pandangan Prabowo yang menilai Indonesia akan punah adalah karena korupsi di Indonesia sudah parah. Namun Wapres menilai Indonesia saat ini termasuk negara yang paling keras dalam penindakan korupsi.

"Dari segi penindakan ada 9 menteri yang masuk penjara, 19 gubernur masuk penjara, puluhan bupati pejabat, dan sebagainya. Itu luar biasa. Salah satu negara dengan tindakan antikorupsi yang terkeras di antara negara-negara di dunia ini. Negara mana yang Anda tahu yang 19 gubernurnya masuk penjara atau 9 menterinya juga masuk penjara, tidak ada," jelas Jusuf Kalla.

Saat ini korupsi menjadi terekspose dengan banyaknya orang ditangkap. Akan tetapi, lanjut JK, bukan berarti itu menandakan korupsi semakin banyak. Dengan semakin masifnya gerakan anti korupsi, koruptor semakin terihat. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya