Kamis 20 Desember 2018, 15:55 WIB

Staf AirAsia Mengaku Pernah Jemput Eddy Sindoro

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Staf AirAsia Mengaku Pernah Jemput Eddy Sindoro

MI/BARY FATHAHILAH
Staf AirAsia Mengaku Pernah Jemput Eddy Sindoro

 

DUTY Excecutive PT Indonesia AirAsia Yulia Shintawati menghadiri sidang pemeriksaan di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Kamis (20/12). Kehadiran Shinta sebagai saksi atas terdakwa Lucas yang diduga menghalangi penyidikan KPK terhadap Eddy Sindoro.

Shinta diperiksa atas perannya menjemput petinggi PT Paramount Enterprise International Eddy Sindoro di Bandara Soekarno-Hatta pada Agustus 2018 lalu.

Dalam persidangan, Shinta mengaku tidak mengenal Lucas. Ia hanya pernah menjemput Eddy Sindoro di bandara tanpa melalui pihak imigrasi dan mendapatkan imbalan berupa uang tunai Rp20 juta.

Meski demikian, ketika kejadian, ia tidak tahu orang yang dijemput adalah Eddy Sindoro, buronan kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hingga, saat dipanggil KPK pada 4 Oktober lalu, Shinta ingat pernah menjemput Eddy.

"Ketika saya ditelpon sama KPK untuk BAP, akhirnya saya mencari di google. Saya lihat muka ini (Eddy), ingat pernah handle," kata Shinta di persidangan.

Baca Juga: KPK Kembali Panggil 4 Anggota Polri Terkait Eddy Sindoro

Sebelumnya, lanjut Shinta, ia diminta bantuan oleh Ground Staff AirAsia Dwi Hendro Wibowo alias Bowo yang juga diperiksa sebagai saksi, untuk melakukan penjemputan terhadap Eddy Sindoro dan dua rekannya.

"Ada tiga orang yang saya jemput dan melalui VIP yang biasa saya handle," ujarnya.

Sesuai arahan Bowo, Shinta menjemput Eddy di pintu kedatangan terminal 3 gate 8. Tak ada prosedur khusus yang dilalui Shinta dalam penjemputan tersebut.

"Sama saja, begitu pesawat landing saya jemput, bawa ke gate 8," tuturnya.

Shinta pun mengaku tidak tahu maksud penjemputan tersebut. Ia melakukan hal tersebut atas permintaan Bowo. Shinta pun tidak bertanya lebih lanjut kepada Bowo mengapa orang yang dijemputnya tidak melalui pintu imigrasi.

"Bowo bilang dia bilang punya teman imigrasi, sehingga tidak perlu melewati imigrasi," bebernya.

Akan tetapi, Shinta menyadari kalau seharusnya kedatangan Eddy melalui proses pengecekan di imigrasi. Namun, ia enggan menanyakan lebih lanjut.

Selanjutnya, Shinta mengatakan Eddy Sindoro akan melanjutkan perjalanan ke Bangkok, Thailand dengan waktu keberangkatan yang tidak diketahuinya. Lagi-lagi dalam penerbangan itu pun, Eddy tak melalui pihak imigrasi.

"Bowo sempat bilang ada penerbangan kelanjutan ke Bangkok, tapi belum tahu kapan. Tidak lewat imigrasi."(OL-5)

Baca Juga

dok.mi

Diduga Palsukan Dokumen Kejari Papua Dilaporkan ke Bareskrim

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 26 November 2021, 23:34 WIB
OKNUM Kejaksaan Negeri Papua dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri karena dugaan pemalsuan dokumen oleh Bupati terpilih Kabupaten...
Dok. Mi

Menteri ATR Pastikan 4 dari 6 Sertifikat Tanah Nirina Zubir Diblokir untuk Keperluan Penyidikan 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 26 November 2021, 19:03 WIB
“Dari enam sertifikat tadi, yang beralih dua dan empat lagi itu sudah diblokir. Berarti itu akan jadi lebih mudah. Begitu urusan...
Dok MI

Kejagung Bakal Lakukan Penyidikan Umum Kasus HAM Berat

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 26 November 2021, 19:00 WIB
Langkah itu dianggap menjadi jalan keluar atas kebuntuan yang selama ini...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya