Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jendral Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno angkat bicara soal deklarasi Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PAN Kalimantan Selatan yang mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.
"Saya sebenarnya enggak mau memperpanjang itu lagi karena pada Senin (10/12) sudah diumumkan bahwa kita sudah menonaktifkan kepengurusannya, kita ambil alih di DPP," ungkapnya di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Kamis (13/12).
Selain di Kalsel, DPW PAN Sumatra Selatan juga menyatakan dukungannya ke pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Rabu (12/12).
Eddy mengaku bahwa DPW PAN di Sumsel merupakan kader yang selama ini tidak aktif kepengurusannya di PAN.
"Yang di Sumsel yang melakukan kader yang tidak produktif, tidak aktif, duduk di kepengurusan pun tidak. Yang hadir di deklarasi itu orang-orang yang berbaju PAN itu malah bajunya juga salah. Jadi kami menggeleng-gelengkan kepala, ada sebuah kebohongan terorganisir di balik itu," jelas Eddy
Baca juga: Deklarasi Dukungan Jokowi-Amin Bertambah
Ia memastikan bahwa PAN solid mendukung pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo- Sandiaga,
"Yang penting bagi kami, seluruh kader dan pengurus PAN DPW Kalsel dan Sumsel itu solid dan mendukung Prabowo-Sandi. Tidak ada keraguan di balik itu, kalau memang ada hal serupa yang terjadi di Sumsel itu sangat berbeda," ucap Eddy.
Deklarasi mendukung paslon Jokowi-Ma'ruf DPW PAN di Sumsel, dianggap Eddy untuk mencari keuntungan pribadi belaka. Ia juga menegaskan pihaknya sudah memberi sanksi atas insiden tersebut.
"Mungkin tujuannya untuk mencari keuntungan pribadi. Kami sudah beri sanksi. Jadi tidak ada masalah di organisasi. PAN solid seluruh DPW dukung Prabowo-Sandi," tandasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved