Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Momen Paling Istimewa di 2018 Bagi Kiai Ma'ruf

Micom
12/12/2018 12:26
Momen Paling Istimewa di 2018 Bagi Kiai Ma'ruf
(MI/RAMDANI)

APA momen pada 2018 yang istimewa bagi KH Ma'ruf Amin? Awalnya tidak menyangka. Maka itu menjadi istimewa. Yakni saat dipilih menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Presiden Joko Widodo.

"Tahun 2018 mengesankan, karena tanpa diduga saya terpilih menjadi cawapres. Itu tidak diduga, karena saya tidak merasa pantas dipilih sebagai cawapres. Artinya dipercaya, bukan hanya oleh presiden (Jokowi), parpol pendukung, dan didukung pengurus pusat NU," ujar Kiai Ma'ruf, Rabu (12/12).

Di sisi lain, diakuinya sedikit merasa kehilangan. Karena sejujurnya, Kiai Ma'ruf mengatakan dirinya sangat menikmati jabatan sebelumnya sebagai Rais Aam Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (NU). Dengan jabatan itu, dirinya bisa ceramah kemana-mana dan membimbing ratusan umat Islam di Indonesia.

Kiai Ma'ruf harus meninggalkan jabatan di NU karena dirinya tidak bisa melawan atau melanggar aturan yang ada.

Baca juga: Haus Prestasi Sepakbola, Kiai Ma'ruf Nostalgia Kehebatan Ramang dan Maulwi Saelan

Di NU, tidak boleh ada rangkap jabatan. Bila di Majelis Ulama Indonesia (MUI), tempat dirinya adalah ketua umum, masih dibolehkan menjabat selama masih jadi cawapres.

"Kalau terpilih jadi wapres, saya harus melepaskan diri dari jabatan ketua umum MUI," ujarnya.

"Itu aturan saya harus pegang, harus patuh. Tidak boleh menghindar, tidak boleh merekayasa karena kita harus patuh pada aturan," katanya.

Nah di 2019, dirinya berharap tidak berhenti hanya menjadi sekedar calon wakil presiden. Tahun depan, diharap dirinya menjadi wakil presiden sebenarnya bersama Jokowi sebagai Presiden.

"Mudah-mudahan," imbuh pria yang akrab disapa Abah Ma'ruf itu.

Namun, dia menekankan di pilpres dan pileg mendatang tidak boleh terjadi perpecahan dan semua pihak menjaga keutuhan bangsa. (RO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya