Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, menyambangi kediaman Ma'ruf Amin di Menteng, Jakarta Pusat, kemarin. Erick bermaksud ingin menyiner-gikan kegiatan seputar Pemilihan Presiden 2019.
"Untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan. Alhamdulillah hasil silaturahim Abah selama ini sangat baik disambut banyak kiai pondok pesantren," ujar Erick.
Ia menegaskan belum menjadwalkan kampanye bagi Kiai Ma'ruf Amin. Hal tersebut difokuskan pada awal 2019. Erick menjanjikan banyak kejutan saat Ma'ruf berkampanye.
"Insya Allah banyak kejutan. Apalagi kalau kita melihat teman-teman, sahabat-sahabat yang hati nuraninya sama kayak kita," sebut Erick.
Di kesempatan yang sama, Ma'ruf Amin membenarkan pernyataan Erick. Dirinya memang tak berkampanye sebelum Januari 2019. Saat ini, pihaknya sibuk merumuskan titik sasaran dan strategi yang tepat meraup suara. Amin janji kampanye nanti bakal all out. "Kita akan punya strategi untuk mengubah dan memperbesar elektabilitas di seluruh Indonesia, terutama di 10 wilayah yang kita petakan," sebutnya.
Khususnya, kata Ma'ruf, ia akan berkampanye di wilayah seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Ketiga wilayah itu merupakan sasaran utama kampanye. Pun demikian, ia enggan membeberkan strategi-strategi tersebut. "Strategi dalam bentuk langkah akan kita umumkan, langkah-langkah yang akan kita lakukan pada saat-saat yang tepat sejak Januari."
Bekasi dukung
Kemarin pagi juga puluhan ulama dan kiai Nahdlatul Ulama Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendeklarasikan dukungan ke pasangan Jokowi-Amin di Pilpres 2019. Deklarasi dilakukan seusai salat dan ceramah Subuh di kediaman Amin.
"Kami menyatakan mendukung penuh terhadap capres dan cawapres nomor urut 01. Kami nyatakan dukungan penuh NKRI harga mati, Jokowi-Ma'ruf pilihan kami," kata Pengurus Cabang NU Kabupaten Bekasi Kurnali Sobandi.
Dalam deklarasi, ia juga menyebut pihaknya akan turut mengawal Pemilu 2019 sesuai koridor undang-undang. Hal ini akan didasari ukhuwah islamiah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basariyah. "Kami juga akan mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang berintegritas, berakhlakul karimah, demi masa depan bangsa indonesia," sebut Kurnali.
Amin menyambut hangat deklarasi tersebut. Ia berharap dukungan bisa memberikan manfaat dalam berkampanye dan bersosialisasi.
Namun, Amin meminta agar kegiatan seputar dukungan dilakukan dengan santun. "Baik, beradab, tak boleh ada hoaks, fitnah, ujaran kebencian, dan hujatan."
Para pendukung diingatkan untuk menyosialisasikan prestasi petahana termasuk merinci prestasi pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi. Ke depan, jika terpilih lagi, Amin menyebut petahana akan menambah manfaat dan maslahat bagi umat. (Ins/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved