Senin 03 Desember 2018, 15:51 WIB

KPK Kembali Panggil 4 Anggota Polri Terkait Eddy Sindoro

KPK Kembali Panggil 4 Anggota Polri Terkait Eddy Sindoro

MI/ROMMY PUJIANTO

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil empat orang anggota Polri sebagai saksi untuk tersangka Eddy Sindoro (ESI) dalam penyidikan kasus suap terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

"Setelah tidak hadir pada panggilan pertama yang dijadwalkan pada 14 November 2018 lalu, karena kebutuhan penyidikan dalam perkara dengan tersangka ESI, KPK kembali membuat panggilan ke-2 dan berkoordinasi dengan Kadiv Propam Mabes Polri untuk menghadirkan 4 orang anggota Polri sebagai saksi untuk tersangka ESI," kata juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (3/12).

Baca juga: Jaksa KPK Minta Hakim Tolak Eksepsi Lucas

Keempat orang anggota Polri tersebut merupakan ajudan Nurhadi, mantan sekretaris MA. Nurhadi sebelumnya telah diperiksa KPK.

"Sampai siang ini belum ada informasi kehadiran para saksi. KPK masih menunggu kehadiran para saksi tersebut untuk kepentingan penyidikan karena dari koordinasi yang dilakukan dengan Kadiv Propam Mabes Polri, pada intinya kehadiran para saksi di pemeriksaan akan difasilitasi oleh Polri," tandasnya.(Ant/OL-6)

 

Baca Juga

MI/Susanto

Jaksa KPK akan Bacakan Bantahan Atas Pledoi Angin Prayitno Hari Ini

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 24 Januari 2022, 06:42 WIB
Sebelumnya, Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Kemenkeu Angin Prayitno Aji mengklaim dakwaan terkait kasus dugaan suap...
Dok. Biro Pers Sekretriat Presiden

Istana Pastikan Pembangunan Ibu Kota Baru tak Hambat Penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi 

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 23 Januari 2022, 23:00 WIB
Menurutnya, pembangunan infrastruktur selama ini terbukti membawa multiplier-effect bagi pembangunan dan kemajuan ekonomi secara...
Ilustrasi

Pencabutan Laporan Kekerasan Seksual di Serang Perlu DIselidiki Kepolisian 

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 23 Januari 2022, 22:00 WIB
Korps Bhayangkara tidak boleh terpaku pada laporan sebab kekerasan seksual bukan delik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya