Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PANASNYA suasana menjelang pemilu di beberapa tempat dianggap telah melampaui batas wajar. Di Sampang, Jawa Timur, telah terjadi pembunuhan akibat perbedaan pilihan calon presiden (capres).
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan, tindakan tegas harus diambil pihak kepolisian terkait hal itu. Ia menyayangkan hal itu terjadi karena perbedaan pilihan capres.
"Harus ada edukasi yang masif pada masyarakat jika apapun itu, perbedaan pendapat dan pilihan itu harus tetap didialogkan," ujar Fahri.
Ia mengatakan, berharap semua pihak, khususnya di daerah dapat saling meredam suasana ketegangan kampanye. Ruang publik harus dimanfaatkan sebagai media saling bertemu dan berdialog.
"Bangsa ini harus dikuatkan tadisi berdialog, berpikir, dan berbicara," ujar Fahri.
Baca juga: PAN bakal Serahkan Nama Pengganti Taufik Pekan Depan
Sementara itu, Ketua MPR, Zulkifli Hasan mengatakan, masyarakat harus bisa lebih bijaksana dalam menghadapi perbedaan, terutama dalam hal pilihan capres. Pemilu tidak boleh menciptakan perpecahan.
"Saya mengimbau teruatama kepada tim-tim sukses para kandidat para tokoh-tokoh masyarakat saya betul-betul mengimbau ini. Ingat loh kita pilpres ini cara kita berdemokrasi untuk apa sih, untuk bersatu bersaulat adil dan makmur," ujar Zulkifli, di gedung DPR, Jakarta, Selasa, (27/11).
Ia mengatakan, Jokowi dan Prabowo telah menunjukkan sikap yang santun dalam berkampanye. Hal itu harus diikuti dengan baik oleh masyarakat dan tim sukses di lapangan.
"Sekali lagi saya ingat kan ini bukan mau perang ini memilih yang terbaik dan pada yang terbaik dari keduannya. Jadi saya berharap betul jangan lah kita mengorbankan segala-galanya hanya untuk lima tahun," tutur Zulkifli. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved