Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MUHAMMADIYAH dalam kitah Ponorogo saat sidang tanwir 1969 menegaskan tidak berpolitik praktis.
“Muhammadiyah hanya mengenal politik adiluhung, politik tingkat tinggi, politik yang membicarakan esensi dan politik kebenaran,” kata Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah 2003-2006 Ahmad Rofik.
Menurut Rofik, tidak tepat jika muhammadiyan ditarik ke politik praktis, politik dukung mendukung.
Baca juga: PAN Sebut Ancaman Amien Soal Jewer Ketua Muhammadiyah Hanya Nasihat
Dalam konteks itu, lanjut Rofik, Muhammadiyah tentu sangat memperhatikan kepemimpinan di masa depan dengan melihat kemaslahatan dan memilih yang terbaik.
Rofik menyatakan hal itu menanggapi pernyataan Amien Rais yang akan menjewer Ketua Umum Muhammadiah Haedar Nasher. Haeder mengatakan memberi kebebasan memilih capres-cawapres di Pilpres 2019 kepada warga Muhammadiah. Namun, Amien Rais seperti mengarahkan Muhammadiyah mendukung capres dan cawapres tertentu.
“Jika ada pemimpin yang menarik narik Muhammadiyan ke wilayah politik praktis tentu ini telah menyalahi hasil tanwir 1969. Biarlah Muhammadiyah tetap berada di jalur dakwah, jalur pengabdian di bidang pendidikan dan kesehatan serta terus mendorong semangat Indonesia berkemajuan,” tutur Rofik. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved