Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Berbeda bukan Berarti Musuhan

Puji Santoso
21/11/2018 08:05
Berbeda bukan Berarti Musuhan
MENJAGA SIKAP TOLERAN: Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengalungkan serban ke Ustaz Yusuf Mansyur (kanan) seusai memberikan tausiah dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan oleh Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin (Jamin) di Kota Medan,(DOK TKN)

CALON Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyebutkan berbeda pandangan politik jangan sampai membuat perpecahan, tetapi penyemangat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang selama ini sudah terbina dengan baik.

"Berbeda capres tidak perlu bertengkar. Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan kepada kita untuk saling mencintai. Bagimu capresmu, bagi kami capres kami. Beda capres, tapi kita harus tetap saling toleransi," katanya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah di Medan, Sumatra Utara, kemarin.

Ia mengatakan, bangsa ini ialah bangsa besar yang semuanya saling berkaitan dalam berbagai perbedaan. Menurut dia, perbedaan tersebut selama ini justru menjadi harmoni yang terbina dengan baik dengan menjunjung tinggi rasa toleransi.

Ibarat tubuh, kata dia, kalau satu anggota tubuh sakit, anggota tubuh yang lain juga akan merasakan sakit, demikian juga dengan bangsa ini, meski berbeda suku, agama, tetapi tetap saling menjaga, saling menyayangi dan saling melindungi satu sama lain.

"Kita kembangkan terus ukhuwah islamiah karena saudara sesama bangsa dan negara serta sesama umat manusia. Kita diciptakan Allah SWT yang saling berpasangan dan berkembang menjadi bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling menyayangi. Mudah-mudahan itu tetap bisa kita jaga selamanya," katanya.

Menurut dia, sesuatu bisa rukun kalau dibangun di atas sikap saling pengertian. Dengan saling pengertian, ujarnya, jangankan benar, salah pun bisa dimengerti.

"Jangan dibalik, jangan saling menyalahkan. Kalau kita saling menyalahkan, tentunya tidak baik untuk kita semua," katanya lagi.

Terkait dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, ia mengatakan Muhammad ialah tokoh perubahan yang tiada bandingan di dunia karena hanya dalam waktu 23 tahun mampu mengubah masyarakat Arab dari zaman jahiliah ke zaman kebaikan.

"Padahal, sebelumnya masyarakat di sana tidak tahu mana baik mana buruk. Mereka diubah menjadi masyarakat yang tahu mana yang baik dan mana yang buruk," katanya pula.

Serban Yusuf Mansur

Di akhir sambutan, Ma'ruf mengalungkan serban kepada Ustaz Yusuf Mansur dan Bobby Nasution (menantu Jokowi). Dia juga memberikan tanda Yusuf Mansur masuk menjadi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Kepada wartawan seusai acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Ma'ruf Amin mengaku optimistis akan meraih kemenangan besar di Pemilu Presiden 2019 bersama Joko Widodo.

"Saya yakin kami akan meraih kemenangan di Sumatra Utara dengan dukungan sebesar 70%," katanya menjawab pertanyaan wartawan.

Adanya deklarasi dukungan dari berbagai kelompok relawan hampir setiap hari, itu yang mendasari keyakinan mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tersebut.

Sementara itu, tim koalisi pemenangan Jokowi-Amin siap menang di Kabupaten Tasikmalaya dengan meraih suara 75%. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Erry Purwanto mengatakan, semua calon legislatif terus menyosialisasikan pasangan 01 Jokowi-Amin.

"Kami sangat optimistis pasangan Jokowi-Amin pada pemilihan umum nanti bisa menang di setiap TPS," kata Eryy Purwanto. (Ins/AD/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya