Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kiai dan ulama Nahdlatul Ulama (NU) se-Jakarta Utara mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Amin di kediaman Ma'ruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, kemarin pagi.
Setelah deklarasi yang didahului dengan pengajian dan ceramah subuh itu, Amin mengaku sangat menyambut baik dukungan kiai dan ulama NU di Pemilu Presiden 2019. "Mereka menyampaikan dukungan kepada Pak Jokowi dan saya," katanya.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu kemudian menyinggung soal frasa budek dan buta yang sempat dilontarkannya beberapa waktu lalu. Menurut dia, frasa tersebut digunakan sebagai perumpamaan terkait dengan orang yang terus meniadakan kinerja Pemerintahan Jokowi.
"(Maksudnya) kalau ada orang yang mengingkari kenyataan, apa yang telah dilakukan oleh Pak Jokowi. Kalau (mengingkari) ya. Saya enggak menuduh siapa-siapa," terang Ma'ruf.
Ia mencontohkan, jika ada yang tutup mata dan tutup telinga atas keberhasilan Jokowi membangun berbagai infrastruktur sampai dengan fasilitas kesehatan, orang semacam itu masuk kategori budek dan buta versinya.
Ma'ruf menambahkan, kini banyak orang yang sadar dengan keberhasilan Jokowi. Hal itu dibuktikan dengan banyak orang deklarasi dukungan dilakukan, terutama di wilayah Jakarta dan Banten.
"Jadi saya tidak menuduh. (Tapi) andai kata. Saya bilang orang mulai menyadari itu karena itu setiap hari ada deklarasi (dukungan), di Bandung, Jakarta, di Banten terutama di Jawa Barat, itu deklarasi terus bergulir," jelas dia.
Sementara itu, perwakilan Kiai NU Jakarta Utara, KH Ali Mahfud mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kemenangan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
"Kebetulan Kiai Ma'ruf berasal dari Jakarta Utara, sosok yang selama ini menjadi panutan warga NU dan bagi umat Islam secara umum. Dan untuk itu saya serukan kepada warga NU di Jakarta Utara untuk sama-sama dalam satu barisan NU Jakarta Utara," ujarnya
Sebelumnya, ulama dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, telah mendukung duet umaro dan ulama Jokowi-Amin.
Cinta ulama
Sementara itu, Ma'ruf Amin di hadapan ribuan ulama, kiai, santri, dan masyarakat Kabupaten Lebak, mengatakan Presiden Joko Widodo sangat mencintai kiai dan santri karena beliau pernah belajar agama di pondok pesantren di Situbondo, Jawa Timur.
Jokowi ternyata santri di Situbondo dan belajar agama di Ponpes KH As'ad Samsul Ali. Karena itu, Jokowi mencintai kiai dan santri sehingga dibuktikan dengan memilih calon wakil presiden yang berasal dari santri.
"Jokowi itu ternyata santri dari Situbondo. Kita berdua sama-sama dari santri. Jika Jokowi santri di Situbondo dan Ma'ruf Amin dari Tebuireng," ujarnya. (P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved